Artikel ini mengkaji secara mendalam bagaimana pemuda Indonesia dapat diposisikan sebagai barisan depan dalam menyongsong dinamika ekonomi dan politik di tingkat nasional dan global. Berdasarkan data demografis terkini, potensi besar yang dimiliki pemuda termasuk bonus demografi, penetrasi digital, dan kapasitas berinovasi dipaparkan bersamaan dengan tantangan struktural: ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja, kesenjangan akses teknologi, pengangguran pemuda, serta keterbatasan literasi politik dan regulasi. Artikel ini kemudian mengusulkan strategi praktis pada berbagai tingkatan: individu, komunitas/lembaga, pendidikan, pemerintah, dan sektor swasta, yang mencakup peningkatan keterampilan teknis dan soft skills, program kewirausahaan dan inkubasi, pendidikan vokasi dan kurikulum inovatif, dukungan kebijakan publik dan kemitraan lintas sektor. Selain itu, dikaji pula aspek keterhubungan nasional–global: bagaimana pemuda perlu memahami tren geopolitik, perdagangan internasional, dan isu-isu transnasional seperti hak asasi manusia dan lingkungan, serta peran serta dalam forum regional dan global agar tidak tertinggal. Dengan pendekatan multidimensional dan interaktif, artikel ini bertujuan menyediakan kerangka kebijakan dan aksi nyata agar pemuda bukan hanya sebagai objek perubahan, melainkan agen utama pembangunan bangsa di era global.
Copyrights © 2025