Tanda bahaya kehamilan merupakan tanda-tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan atau periode antenatal, yang apabila tidak dilaporkan atau terdeteksi bisa menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pemanfaatan buku KIA, frekuensi antenatal care dan keterpaparan informasi dengan perilaku ibu hamil mengenali tanda bahaya kehamilan di Klinik A Jakarta Selatan tahun 2025. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan SPSS 20. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang rutin melakukan kunjungan antenatal care pada di Klinik A Jakarta Selatan. Hasil analisis bivariat bahwa pemanfaatan buku KIA pvalue = 0,001 < α 0,05 frekuensi antenatal care pvalue = 0,001 < α 0,05, keterpaparan informasi pvalue = 0,002 < α 0,05 memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku ibu hamil mengenali tanda bahaya kehamilan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan pemanfaatan buku KIA, frekuensi antenatal care dan keterpaparan informasi dengan perilaku ibu hamil mengenali tanda bahaya kehamilan. Disarankan kepada bidan di Klinik A agar lebih meningkatkan memberikan informasi kepada ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan, manfaat buku KIA dan memotivasi ibu hamil untuk melakukan ANC teratur sehingga terdeteksi secara dini resiko kehamilan.
Copyrights © 2025