cover
Contact Name
Kursih Sulastriningsih S
Contact Email
stikesbhaktipertiwiindonesia37@gmail.com
Phone
+6281382388476
Journal Mail Official
jik.stikesbpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Jagakarsa No.37 14, RT.14/RW.1, Jagakarsa, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12620
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI
ISSN : 25494031     EISSN : 29629721     DOI : https://doi.org/10.58813/stikesbpi
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhakti Pertiwi Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI merupakan jurnal peer review dan open access. Jurnal ini memfasilitasi penulis untuk menerbitkan artikel ilmiah di bidang kesehatan termasuk keperawatan, kebidanan dan kesehatan masyarakat dan menyediakan akses terbuka bagi masyarakat untuk membaca abstrak dan makalah lengkap
Articles 55 Documents
Hubungan Tehnik Hypnobirthing, Usia Dan Pendidikan Ibu Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Di RS PKT Bontang Woro Nurul Seftianingtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 5 No. 2 (2021): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 5 NO. 2, AGUSTUS T
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v5i2.10

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan bagi wanita merupakan tantangan tersendiri karena kehamilan akan banyak menimbulkan perubahan pada seluruh sistem dalam tubuh wanita selama masa kehamilannya dan saat persalinan wanita hamil masih berisiko baik pada ibu maupun janinnya, berupa kesakitan sampai pada resiko kematian. Pada saat hamil wanita cenderung merasa cemas terhadap kehidupan bayi maupun kehidupannya sendiri. Kehamilan pada Trimester III memiliki tinggat kecemasan tinggi yang bisa berlanjut ke Depresi Antenatal. Hypnobirthing merupakan metode relaksasi yang memberikan sugesti positif, relaksasi, dan keyakinan pada ibu hamil untuk percaya diri. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Hubungan Tehnik Hypnobirthing, Usia, Pendidikan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester III di RS Pupuk Kaltim PeriodeFebruari – Mei 2021. Metode Penelitian : Desain Penelitian in adalah cross sectional dengan Subjek Penelitian sebanyak 32 ibu hamil denganTeknik analisis data menggunakan Analisa Chi-Square. Hasil : Pada peneltian ini didapatkan nilai P Value 0.001 (Hypnobrithing), P Value Usia (0,01) dan P value Pendidikan (0,03) Kesimpulan : ada Hubungan Tehnik Hypnobirthing, Usia, dan Pendidikan dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III RS PKT Bontang. Saran : bagi RS Pupuk Kaltim Bontang dapat memberikan pelayanan dengan teknik hypnobirthing pada ibu hamil sebagai upaya pencegahan terjadinya Gangguan Kecemasan pada ibu hamil yang berlanjut pada Depresi Antenatal dan teknik Hypnobirthing dapat digunakan sebagai bahan untuk menarik perhatian masyarakat yang ingin memilih tempat pelayanan Kesehatan ibu dan Anak dengan Inovasi terkini.
Hubungan Pekerjaan Dan Pendidikan Ibu Dengan Status Gizi Balita Di Puskesmas Meo-Meo Periode 2018 Woro Nurul Seftianingtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 4 NO. 2, AGUSTUS T
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v4i2.11

Abstract

Gizi merupakan salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan pembangunan kesehatan di seluruh dunia. Tingginya tingkat kurang gizi berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi di masa depan dengan mengurangi potensi angka Indek Pembangunan Manusia (IPM). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan angka prevalensi gizi kurang pada balita (BB/U <-2SD) mengalami angka penurunan dari 18,4 persen tahun 2007 menjadi 17,9 persen pada riskesdas 2010.Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap ibu dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Meo-Meo Kota Baubau. Metodelogi Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai balita berjumlah 64 ibu balita. Hasil penelitian Dari 64 responden yang diteliti, sebagian besar responden yang tidak bekerja 36 responden (56,3%) dan yang bekerja 28 responden (43,8) tingkat pendidikan tinggi yatu 41 orang (64,1%) dan yang berpendidikan rendah yaitu 23 orang (35,9%), dan status gizi menunjukkan bahwa dari 64 balita yang diteliti, sebanyak 43 orang balita (67,2%) dengan status gizi baik dan 21 orang (32,8%) dengan status gizi kurang Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan status pekerjaan dengan status gizi balita dan ada hubungan tingkat pendidikan dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Meo-Meo Kota Baubau Tahun 2018, Saran : Para petugas kesehatan yang ada di puskesmas, unit-unit pelayanan kesehatan agar selalu memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil, ibu nifas dan ibu balita mengenai pentingnya makanan bergizi, Saran : Para petugas kesehatan yang ada di puskesmas, unit-unit pelayanan kesehatan agar selalu memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil, ibu nifas dan ibu balita mengenai pentingnya makanan bergizi.
Perbedaan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum Dan Sesudah Mengikuti Kelas Ibu Hamil Di Puskesmas Wundulako Perode 2018: 1 Woro Nurul Seftianingtyas,2 Junita Seftianingtyas, Woro Nurul
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 3 No. 2 (2019): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 3 NO. 2, JULI TAHU
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v3i2.12

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di dunia masih terbilang tinggi, menurut data World Health Organization (WHO) pada tahun 2013, ada sekitar 800 ibu di dunia meninggal setiap harinya akibat komplikasi kehamilan dan persalinan. Di Indonesia terdapat AKI sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup (KH). Kelas ibu hamil adalah menurunkan angka kematian bayi dan meningkatkan cakupan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan ibu hamil trimester II sebelum dan sesudah mengikuti kelas ibu hamil di Puskesmas Wundulako Kabupaten Kolaka tahun 2018. Metodelogi Penelitian dengan semu (Quasi Experiment) dengan one goup pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil berjumlah 20 ibu hamil. Hasil penelitian didapatkan Rata-rata nilai tingkat pengetahuan ibu hamil trimester II sebelum mengikuti kelas ibu hamil di Puskemas Wundulako Kebupaten Kolaka Tahun 2018 adalah 13,90. Rata-rata nilai tingkat pengetahuan ibu hamil trimester II setelah mengikuti kelas ibu hamil di Puskemas Wundulako Kebupaten Kolaka Tahun 2018 adalah 15,20. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil trimester II sebelum dengan sesudah mengikuti kelas ibu hamil di Puskesmas Wundulako Kebupaten Kolaka Tahun 2018. Puskesmas diharapkan lebih rutin lagi dalam mengadakan kelas ibu hamil, sehingga ibu hamil selalu mendapatkan informasi terbaru.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini Pada Ibu Bersalin Puskesmas Kecamatan Sukma Jaya Kota Depok Tahun 2017 pipih Salanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 3 No. 2 (2019): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 3 NO. 2, JULI TAHU
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v3i2.15

Abstract

ABSTRAK Inisiasi Menyusu Dini atau yang lebih dikenal dengan IMD merupakan program yang sedang gencar dianjurkan oleh pemerintah. Untuk mencapai tujuan tersebut maka salah satu yang dilakukan pemerintah adalah promosi IMD. Upaya ini dilakukan untuk mendukung keberhasilan program pemberian ASI Ekslusif (Roesli Utami, 2010).Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan menganalisa faktor keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya Kota Depok Tahun 2017, yang meliputi Umur, Paritas, Pendidikan, Pekerjaan, Pengetahuan, Pelayanan Kesehatan.Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan menggunakan kuesioner. Jumlah sampel 61 responden.Analisis data dengan univariat dan bivariat dengan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 5%. Hasil penelitian univariat menyatakan dari 61 responden angka tertinggi ada 95,1% di tingkat pengetahuan dan pelayanan kesehatan yang melakukan inisiasi menyusu dini , hasil penelitian bivariat hanya variabel paritas yang tidak ada hubungan dengan inisiasi menyusu dini dengan nilai p= 0.203 ( p > 0.05 ).Kesimpulan dan Saran diharapkan inisiasi menyusu dini akan terus di tingkatkan demi meningkatkan angka kesehatan untuk bayi dan ibu.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Rs X Periode Januari – Juli Tahun 2021 widi sagita
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 5 No. 2 (2021): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 5 NO. 2, AGUSTUS T
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v5i2.16

Abstract

Frekuensi ibu hamil dengan anemia di Indonesia relative tinggi yaitu 63,5%, sedangkan di Amerika hanya 6%. Perlu di ingat ada beberapa kondisi yang menyebabkan defisiensi kalori-besi, misalnya infeksi kronik, penyakit hati dan thalassemia (Prawirohardjo, 2012). sedangkan frekuensi ibu hamil anemia di Kota Bekasi adalah 52,8% (Profil Kesehatan, 2011). Tujuan penulisan: Untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan anemia pada ibu hamil di RS X Periode Januari – Juli Tahun 2021. Metode penulisan: pada penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional dimana data menyangkut dua variabel dependent dan indevendent akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Data dalam penelitian ini didapatkan dengan menggunakan data sekunder yang didapat dari hasil data rekam medik di RS X. Hasil penelitian: dari hasil penelitian di dapat dari 92 responden ibu hamil yang mengalami Anemia adalah sebanyak 68 orang (73,9%) dan yang tidak mengalami Anemia sebanyak 24 orang (26,1%). Dari pariabel umur P Value= 0,027 nilai α=(0,05), maka Hο ditolak yang artinya ada hubungan antara umur ibu dengan Anemia pada ibu hamil dan Nilai OR= 3,283 (1,248-8,633). Pendidikan OR= 0,789 (0,256-2,438) dan P Value= 0,894 nilai α=(0,05), maka Hο Gagal ditolak yang artinya tidak ada hubungan antara pendidikan ibu dengan Anemia pada ibu hamil. Pekerjaan P Value= 0,013 nilai α=(0,05), maka Hο ditolak yang artinya ada hubungan antara pekerjaan ibu dengan Anemia pada ibu hamil dan OR= 3,857 ( 1,429-10,410 ). Paritas P Value= 0,024 nilai α=(0,05), maka Hο ditolak yang artinya ada hubungan antara paritas ibu dengan Anemia pada ibu hamil dan OR= 0,104 ( 0,013- 0,826 ). Status Gizi P Value = 1,000 nilai α = (0,05), maka Hο Gagal ditolak yang artinya tidak ada hubungan antar status gizi dengan Anemia pada ibu hamil dan OR= 1,068 (0,264-4,323 ). Kesimpulan dan Saran: Ada hubungan antara Umur, pekerjaan, paritas dengan Anemia pada ibu hamil di RS X Sebagai masukan dan bahan evaluasi bagi perencanaan untuk meningkatkan upaya pelayanan KIA, khususnya yang berkaitan dengan upaya pencegahan anemia terhadap ibu hamil. Kata Kunci : Ibu Hamil, Anemia
Efektifitas Relaksasi Pernafasan Terhadap Intensitas Nyeri Pada Persalinan Kala I Fase Aktif Di Rumah Sakit Pupuk Kalimantan Timur Tahun 2021 gusti, niky wahyuning
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 5 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v5i1.19

Abstract

Latar Belakang: Nyeri pada persalinan umumnya terasa hebat, hanya 2-4% ibu saja yang mengalami nyeri ringan selama persalinan. Nyeri pada saat persalinan menempati skor 30-40 dari 50 skor yang ditetapkan oleh Wall dan Mellzack. Nyeri pada persalinan dapat dikurangi dengan menggunakan metode farmakologi dan nonfarmakologi. Salah satu metode untuk mengurangi nyeri persalinan yang sering dilakukan adalah pijat. Salah satunya adalah relaksasi pernafasan yaitu dengan cara menarik nafas panjang lalu menghembuskannya secara perlahan melalui mulut seperti hendak meniup balon. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pernafasan relaksasi terhadap tingkat nyeri pada ibu bersalin kala 1 fase aktif yang melahirkan di Rumah Sakit Pupuk Kaltim Bontang. Metode Penelitian ini merupakan Quasi Eksperimen dengan bentuk Nonquivalent Control Group Design, menggunakan total sample dengan jumlah sample 40 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data yang didapatkan langsung dari responden melalui pengukuran tentang rasa nyeri yang dirasakan oleh responden. Analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian: diketahui Asymp.Sig (2-tailed) bernilai <0.001. Karena nilai 0.001<0.05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pernafasan relaksasi terhadap tingkat nyeri pada ibu bersalin. Saran untuk para tenaga kesehatan agar pernafasan relaksasi ini dapat dilakukan sebagai salah satu metode untuk mengurangi tingkat nyeri ibu bersalin kala I fase aktif. Kata kunci : Pernafasan relaksasi, ibu bersalin, nyeri
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Pada Kehamilan Di Rumah Sakit Pupuk Kaltim Vepti Triana Mutmainah
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 5 No. 2 (2021): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 5 NO. 2, AGUSTUS T
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v5i2.20

Abstract

Latar belakang : Tanda bahaya pada kehamilan merupakan tanda bahaya yang menunjukkan ibu dan bayi dalam keadaan bahaya. Pengetahuan tentang tanda bahaya pada kehamilan wajib diketahui oleh ibu hamil karena dengan mengetahui tanda bahaya pada kehamilan segala resiko yang akan terjadi dapat terantisipasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil terhadap tanda bahaya pada kehamilan di Rumah Sakit Pupuk Kaltim pada tahun 2021.Metode penelitian : Metode penelitian ini berjenis deskriptif dengan menggunakan pendekatan waktu cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil yang berkunjung ke Rumah Sakit Pupuk Kaltim dengan jumlah sampel 50 responden. Pengumpulan data menggunakan google form selama bulan Juli 2021. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya pada kehamilan di Rumah Sakit Pupuk Katim Bontang dalam kategori baik yaitu sebesar 30 responden (60%) dari total 50 responden. Pengetahuan ibu yang tinggi berdasarkan umur yaitu interval umur 20-35 tahun sebanyak 33 responden (66%), pengetahuan ibu yang tinggi berdasarkan pendidikan berada di Pendidikan tinggi yaitu 3 responden (66%), pengetahuan ibu yang tinggi berdasarkan pengalaman hamil yaitu pada ibu multigravida sebanyak 32 responden (64%). Bagi bidan hendaknya mempertahankan dan meningkatkan upaya promosi kesehatan berupa KIE, penyuluhan, dan penyediaan media gratis bagi ibu hamil terutama mengenai tanda bahaya pada kehamilan agar dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu sehingga diharapkan dapat mengurangi keterlambatan dalam penanganan tanda bahaya pada kehamilan. Kesimpulan : ibu hamil yang mempunyai pengetahuan dengan kategori baik tentang tanda bahaya kehamilan banyak terdapat pada usia 20-35 tahun, pada pendidikan tinggu, pada graviditas 1 sampai 3. Saran : Ibu hamil diharapkan untuk segera memeriksakan kehamilannya apalagi terdapat tanda bahaya kehamilan. Kata Kunci : Pengetahuan, Tanda bahaya Kehamilan.
Penerapan Deep Back Massage Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan Kala 1 Rahmi Junaida
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 5 No. 2 (2021): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 5 NO. 2, AGUSTUS T
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v5i2.23

Abstract

Persalinan merupakan suatu proses secara fisiologis yang dapat menyertai kehidupan hampir semua wanita. Pada saat proses persalinan sangat identik dengan rasa nyeri. Mengatasi rasa nyeri dapat dilakukan dengan metode non farmakologi dengan menggunakan teknik Deep back massage terhadap nyeri persalinan. Tujuan: mengetahui pengaruh Deep back massage terhadap pengurangan nyeri persalinan kala 1. Metode Penelitian: Study literature review. Hasil penelitian:. Hasil pencarian berdasarkan jurnal yang di terbitkan dalam rentang waktu 10 tahun , Deep back massage (n=19.000) selanjutnya di eksklusi berdasarkan judul dan abstrak (n=273) dan jurnal akhir yang dapat di akses sesuai rumusan masalah (n=5). Kesimpulan: Deep back massage merupakan teknik pemijatan yang efektif dapat di gunakan untuk meredakan ketegangan otot dan memperlancar siklus peredaran darah dan dapat memberikan rasa nyaman, menurunkan kecemasan sehingga nyeri yang di rasakan saat proses persalinan berkurang. Saran: Diharapkan dapat di gunakan sebagai pengetahuan yang baru khususnya bagi bidan dan dapat di terapkan dalam asuhan kebidanan terutama pada ibu bersalin. Kata Kunci: Deep massage, Nyeri Persalinan, Kala 1
Hubungan Umur Dan Paritas Ibu Terhadap Kejadian Preeklamsia Di Rsud Raha Kabupaten Muna Woro Nurul Seftianingtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 5 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v5i1.27

Abstract

Preeklampsia adalah terjadinya peningkatan tekanan darah paling sedikit 140/90 mmHg, dan ditandai dengan proteinuria, dan odema. Preeklampsia merupakan risiko yang dapat membahayakan ibu serta janin.. Hasil survey di RSUD Raha Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, didapatkan kejadian preeklamsia pada tahun 2016 berjumlah 60. Penyebab utama Preeklampsia adalah umur, paritas, keturunan, riwayat hipertensi, antenatal care. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Preeklampsia di RSUD Raha Kebupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016.Rancangan penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan case control. Populasi adalah semua ibu hamil di RSUD Raha Kebupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016 yang berjumlah 454 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120. Distribusi frekuensi kejadian dengan Umur tidak beresiko 85,8%, Paritas tidak beresiko 87,5%. Terdapat hubungan antara umur ( p-value = 0,001), paritas (p-value = 0,004) terhadap preeklampsia di RSUD Raha Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara umur, paritas dengan preeklampsia di RSUD Raha Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016. Perlu dilakukan upaya deteksi dini terhadap preeklampsia diutamakan pada ibu yang melakukan kunjungan ANC dengan memantau keadaan umum ibu dan penyuluhan akan tanda bahaya kehamilan. Kata Kunci : Preeklampsia, umur dan paritas
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Kolostrum Pada Neonatus Di Puskesmas Sirnajaya Kabupaten Bekasi Bulan Mei Kursih Sulastriningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 4 NO. 2, AGUSTUS T
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v4i2.28

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) di Negara Indonesia masih cukup tinggi. Menurut SDKI tahun 2012 Angka Kematian Bayi sebesar 32 per 1000 KH. AKB dapat diturunkan dengan pemberian kolostrum sedini mungkin. Kolostrum adalah susu awal yang diproduksi oleh ibu yang baru melahirkan yakni dihasilkan dalam waktu 24 jam pertama sampai 3 hari setelah melahirkan. Kolostrum mempunyai keuntungan sebagai pencahar yang ideal untuk membersihkan pencernaan bayi dari zat-zat yang tidak berguna, serta melindungi tubuh bayi dari berbagai penyakit infeksi untuk jangka waktu sampai 6 bulan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Pemberian Kolostrom Pada Neonatus Di Puskesmas Sirnajaya Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi Bulan Mei Tahun 2016. Jenis penelitian menggunakan cross sectional study, tempat penelitian di Puskesmas Sirnajaya Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi Bulan Mei Tahun 2016, dengan jumlah populasi sebanyak 38 orang, dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sejumlah 38 orang. Instrumen penelitian kuesioner, menggunakan data primer dan analisis data dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil Penelitian menunjukkan secara bermakna terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, pendidikan, pekerjaan dan paritas ibu bersalin dengan pemberian kolostrum pada neonatus dengan nilai p < α (0,05) dan nilai OR (11,333; 7,792; 6,286; 0,192; 7,091). Tingkat pengetahuan, pendidikan, pekerjan, sikap dan paritas ibu nifas dalam pemberian kolostrum pada neonatus sebagian besar kurang baik. Kata Kunci : Kolostrum dan neonatus