Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman serta persepsi guru biologi di SMA Negeri Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara antara informan dan peneliti. Panduan yang digunakan ialah panduan observasi serta panduan wawancara yang berisi 20 pertanyaan yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki pemahaman positif terhadap konsep dan tujuan PjBL, serta mengakui manfaatnya dalam meningkatkan keterlibatan dan kemandirian belajar siswa. Namun, dalam praktiknya, guru menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan waktu, sarana dan prasarana, serta kurangnya pelatihan teknis terkait implementasi PjBL. Meskipun demikian, beberapa guru mampu mengadaptasi strategi pembelajaran dan menciptakan proyek yang relevan dengan materi Biologi dan konteks lokal siswa. Temuan ini menunjukkan perlunya dukungan sistematis, baik dari segi kebijakan sekolah maupun pelatihan profesional, agar implementasi PjBL dapat berjalan optimal di lingkungan SMA Negeri.
Copyrights © 2025