Penyakit menular merupakan masalah kesehatan yang sering disebabkan oleh berbagai spesies bakteri. Escherichia coli mewakili patogen umum. Enzim metabolisme yang terdapat pada daun terong hijau (Solanum melongena) memiliki sifat antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi intensitas aktivitas bakteri dan kebocoran DNA dan protein bakteri. Penelitian ini bersifat eksperimental, dengan dilakukan uji karakterisasi simplisia dan daun terong hijau di ekstraksi dengan metode maserasi. Analisis kimia terhadap serbuk dan ekstrak dilakukan, kemudian diuji aktivitas antibakterinya dengan cara difusi pada kertas pada suhu 37oC selama 24 jam. Kebocoran DNA dan protein bakteri diverifikasi dengan spektrofotometri UV-visibel. Daun terong hijau mengandung alkaloid, flavonoid, glikosida, tanin, saponin dan steroid, menurut hasil percobaan. Berdasarkan konsentrasi 2,5, 5, 7,5 dan 10%, hasil uji aktivitas antibakteri daya hambat ekstrak daun terong hijau adalah 6,7, 7,7, 8,1 dan 9,9 mm. Konsentrasi DNA dan protein 10% pada kelompok perlakuan sedikit lebih tinggi dibandingkan pada kelompok kontrol positif, dengan nilai serapan pada 260 nm (DNA) dan 280 nm (protein).
Copyrights © 2025