p-Index From 2021 - 2026
19.044
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Acta Pharmaceutica Indonesia Pharmascience AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL FARMASIMED (JFM) Jurnal Dunia Farmasi Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat ad-Dawaa : Journal of Pharmaceutical Sciences Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Madaniya Journal of Pharmaceutical and Health Research International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Indonesian Journal of Chemical Science and Technology Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Indonesian Journal of Pharmaceutical Education JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal EduHealth FORTE JOURNAL Jurnal Farmanesia Journal of Health and Medical Science International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan Jurnal Farmasi Klinik dan Sains FARMASAINKES PCJN Pharmaceutical and Clinical Journal of Nusantara Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Pharmaceutical and Sciences. Indonesian Journal of Education And Computer Science FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Science and Pharmacy Jurnal Bakti Nusantara Jurnal Sains dan Kesehatan Jurnal Cendekia Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Skrining Fitokimia dan Isolasi Senyawa Steroid/Triterpenoid dari Ekstrak n-Heksana Rumput Laut Eucheuma alvarezii Doty Haris Munandar Nasution
Jurnal Dunia Farmasi Vol 4, No 3 (2020): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdf.v4i3.4659

Abstract

Salah satu jenis rumput laut yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi adalah Eucheuma alvarezii Doty, yang mengandung senyawa kimia steroid/triterpenoid. Steroid merupakan salah satu golongan senyawa metabolit sekunder yang cukup penting dalam bidang medis.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui kandungan kimia senyawa Eucheuma alvarezii Doty, dan isolasi senyawa steroid/triterpenoid  dari rumput laut Eucheuma alvarezii Doty.Penelitian ini meliputi skrining fitokimia, ekstraksi dilakukan secara perkolasi, kemudian ekstrak yang diperoleh di Kromatografi Lapis Tipis (KLT), selanjutnya dilakukan isolasi secara Kromatografi Kolom (KK), uji kemurnian dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dua arah dan isolat yang diperoleh diidentifikasi secara Spektrofotometri Ultraviolet (UV) dan Spektrofotometri Inframerah (IR).Hasil skrining fitokimia simplisia Eucheuma alvarezii Doty mengandung senyawa steroid/triterpenoid, glikosida, dan saponin dan isolat yang diperoleh dianalisis secara spetrofotometri sinar UV memberikan absorbansi maksimum pada panjang gelombang 206,80 nm menunjukkan adanya gugus kromofor dan hasil spektrofotometri sinar IR diketahui adanya gugus OH, –CH alifatis, C=O, CH2, CH3, C-O, dan C=C.Analisisis isolat menunjukkan bahwa isolat yang diperoleh adalah senyawa golongan steroid/triterpenoid 
Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix DC) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Dan Escherichia Coli Vonna Rahmi Karlina, Haris Munandar Nasution
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 2 April 2022
Publisher : Journal of Health and Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.742 KB)

Abstract

Daunnya berkhasiat sebagai stimulan dan penyegar. Digunakan untuk mengatasi badan letih dan lemah sehabis sakit berat. Kulit buahnya berkhasiat sebagai stimulan, berbau khas aromatik, rasanya agak asin, kelat, dan lama kelamaan agak pahit. Buahnya digunakan untuk mengatasi influenza, badan terasa lelah, rambut kepala yang bau, serta kulit bersisik dan mengelupas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun jeruk purut dan daya hambat minimum pada bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Metode penelitian ini adalah eksperimental meliputi pembuatan ekstrak etanol daun jeruk purut dengan metode maserasi, skrining fitokimia, dan uji aktivitas ekstrak etanol daun jeruk purut terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan menggunakan 12 konsentrasi yaitu 600 mg/mL, 500 mg/mL, 400 mg/mL, 300 mg/mL, 200 mg/mL, 100 mg/mL, 80 mg/mL, 60 mg/mL, 40 mg/mL, 20 mg/mL, Kontrol + (siproflaksasin) dan Kontrol – (etanol 80%). Pengujian daya hambat antibakteri dengan metode difusi agar menggunakan cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simplisia dan ekstrak etanol daun jeruk purut, mengandung senyawa golongan alkaloid,flavonoid,saponin,tanin, dan steroid/Triterpenoid. Uji Anova diketahui bahwa uji aktivitas bakteri Staphylococcus aureus konsentrasi 600 mg/mL, 500 mg/mL, 400 mg/mL, 300 mg/mL, 200 mg/mL menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna dan uji aktivitas bakteri Escherichia coli menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada konsentrasi 600 mg/mL, 500 mg/mL,400 mg/mL,300 mg/mL,200 mg/mL. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun jeruk purut memiliki aktivitas yang lebih baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan bakteri Escherichia coli.
PEMBUATAN SABUN CUCI PADAT DARI MINYAK JELANTAH DALAM MENGURANGI LIMBAH RUMAH TANGGA DI TANJUNG MORAWA Dikki Miswanda; Haris Munandar Nasution; Fatma Dwi Jati
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i1.1406

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan masyarakat di Tanjung Morawa tentang bahaya penggunaan berulang minyak jelantah bagi kesehatan dan ketidaktahuan masyarakat dalam memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk yang bernilai guna seperti sabun cuci padat. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktek. Sosialisasi tentang bahaya penggunaan berulang minyak jelantah bagi kesehatan dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi. Cara pembuatan sabun cuci padat dari minyak jelantah dilaksanakan dengan metode demonstrasi dan praktek oleh peserta kegiatan. Setelah kegiatan pengabdian ini dilaksanakan, pengetahuan peserta akan bahaya penggunaan berulang minyak jelantah bagi kesehatan dan cara membuat sabun cuci padat dari minyak jelantah, meningkat sebesar 39,25% dibandingkan sebelum mengikuti kegiatan. Adanya sabun cuci padat yang dihasilkan oleh peserta kegiatan menunjukkan kegiatan pengabdian ini telah berhasil dilakukan dengan baik.
PEMANFAATAN HERBA PEGAGAN SEBAGAI PERMEN (IMUNO CANDIES) DI DESA SIDOMULYO BIRU-BIRU DELI SERDANG Rafita Yuniarti; Haris Munandar Nasution; Farida Yani
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i2.1643

Abstract

Kesehatan adalah factor yang sangat penting dalam tumbuh kembang suatu Negara. Desa Sidomulyo yang terletak di Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara dengan mayoritas pendidikan dan penghasilan menengah serta berusia aktif sangat rentan dengan keadaan sakit, maka dari itu perlu dilakukan suatu kegiatan untuk membantu masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatannya dengan cara memberikan pengetahuan tentang cara menjaga dan meningkatkan kesehatan. Pegagan adalah salah satu tumbuhan herba yang mempunyai banyak manfaat, salah satunya adalah mampu menjaga dan meningkatkan imun tubuh. Pemanfaatan pegagan sebagai imuno candies karena candies (permen) hampir disukai oleh semua kalangan masyarakat dari anak-anak hingga orang dewasa sehingga diharapkan dengan mensubsitusi sari pegagan ke dalam candies, manfaat pegagan dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat, metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan memberikan pengetahuan tentang pembuatan dan pelatihan pembuatan permen keras sari herba pegagan. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan kegiatan ini adalah berupa produk permen sari herba pegagan sebagai imuno candies dan peningkatan pengetahuan tentang pembuatan permen sari herba pegagan sebesar 33% serta peningkatan status kesehatan sebesar 25%. Kesimpulan: 1. Dengan memberikan informasi dan pelatihan kita dapat meningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, 2. Permen sari herba pegagan (imuno candies) dapat digunakan untuk menjaga kesehatan.
Toxicity Test of Windu Shrimp (Penaeus monodon) Skin Chitosan With Brine Shrimp Lethality Test Method Dina Suciati Saragih; Ridwanto Ridwanto; Anny Sartika Daulay; Dikki Miswanda; Haris Munandar Nasution
Indonesian Journal of Chemical Science and Technology (IJCST) Vol 5, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ijcst.v5i2.37453

Abstract

Chitosan is a modification of chitin compounds that are widely found in the outer skin of crustacean animals such as shrimp and crabs. This research includes isolation of chitin and chitosan: deproteination, demineralization, depigmentation and deacetylation namely transformation of chitin into chitosan, characterization of chitosan, FTIR, and chitosan toxicity test with five concentrations of test solution, namely 100 g/ml, 250 g/ml, 500 g/ml, 750 g/ml and 1000 g/ml using the BSLT method by looking at the number of deaths of Artemia salina L larvae (LC50). The results of tiger prawn shell chitosan (Penaeus monodon) obtained the % degree of deacetylation of 60%. The results of the toxicity test showed that chitosan was not toxic to Artemia salina Leach, indicated by the LC50 value > 1000µg/ml. chitosan windu 4994.16 g/ml, chitosan is not toxic
Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Etil Asetat Rimpang Lempuyang Wangi (Zingiber Zerumbet (L.) Roscoe ex Sm.) Terhadap Propionibacterium Acnes Dan Escherichia Coli Ayu Fadillah Rizki, Haris Munandar Nasution
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 2 April 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i2.1245

Abstract

Lempuyang wangi (Zingiber zerumbet (L.) Roscoe ex Sm.) merupakan tanaman obat yang sering digunakan oleh masyarakat di Jawa dan Sumatera. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi etil asetat rimpang lempuyang wangi terhadap Propionibacterium acnes dan Escherichia coli. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dimana variabel bebasnya adalah rimpang, simplisia, ekstrak etanol dan fraksi etil asetat rimpang lempuyang wangi dengan variasi konsentrasi 10%, 20%, 30%, kontrol (+) Kloramfenikol dan kontrol (-) DMSO. Sedangkan untuk variabel terikatnya adalah karakteristik simplisia, golongan senyawa metabolit sekunder pada simplisia dan aktivitas antibakteri fraksi etil asetat rimpang lempuyang wangi. Parameter dalam penelitian ini adalah pemeriksaan karakteristik, skrining fitokimia dan diameter zona hambat pertumbuhan bakteri. Hasil pemeriksaan makroskopik, bentuk rimpang mirip dengan rimpang jahe, namun mempunyai lebih banyak akar dan wangi aroma rimpangnya yang khas dan rasa pahit. Hasil pemeriksaan mikroskopik, butir pati tunggal, sel sekresi berwarna kuning kecoklatan, sel parenkim, jaringan gabus, pembuluh kayu serta serabut. Hasil karakteristik simplisia diperoleh kadar air 4%, kadar sari larut dalam air 7,3%, kadar sari larut dalam etanol 5,1%, kadar abu total 3,8% dan kadar abu tidak larut asam 1,83%. Skrining fitokimia simplisia menunjukkan adanya kandungan alkaloid, flavonoid, glikosida dan saponin. Hasil pengukuran zona hambat pada bakteri Propionibacterium acnes dan Escherichia coli untuk konsentrasi 10%: 11,7 mm dan 12,1 mm, pada konsentrasi 20%: 14,2 mm dan 14,6 mm dan pada konsentrasi 30%: 16,5 mm dan 16,9 mm. Dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat rimpang lempuyang wangi memberikan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan Escherichia coli.
POTENSI ANTIOKSIDAN FRAKSI ETIL ASETAT DAN FRAKSI N-HEKSANA EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) TERHADAP PENANGKAPAN RADIKAL BEBAS Dini Rahmadani; Haris Munandar Nasution
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 1 No. 1 (2021): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.432 KB) | DOI: 10.32696/fjfsk.v1i1.814

Abstract

Pendahuluan: Kulit buah asam jawa (Tamarindus indica L.) merupakan salah satu limbah dari buah-buahan yang tidak dimanfaatkan, padahal disisi lain mengandung vitamin C dan metabolit sekunder yaitu flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, steroid/triterpenoid dan glikosida yang sangat berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas antioksidan fraksi etil asetat dan fraksi n-heksana ekstrak etanol kulit buah asam jawa terhadap penangkapan radikal bebas. Metode: Skrining fitokimia dilakukan terhadap simplisia dan ekstrak etanol kulit buah asam jawa. Aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) sebagai radikal bebas. Aktivitas antioksidan dinilai dari pengukuran inhibisi absorbansi DPPH sebelum dan setelah penambahan bahan uji pada berbagai konsentrasi larutan uji sampel yaitu 60 µg/ml; 50 µg/ml; 40 µg/ml; 30 µg/ml; 20 µg/ml, diukur menggunakan spektrofotometri sinar tampak pada panjang gelombang 515 nm absorbansi 0,726 dan dari data yang diperoleh dihitung nilai IC50. Hasil: Simplisia dan ekstrak etanol kulit buah asam jawa mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid/triterpenoid dan glikosida. Fraksi etil asetat kulit buah asam jawa mempunyai aktivitas antioksidan kategori sangat kuat mempunyai nilai IC50 48,13 µg/ml lebih kuat dibandingkan dengan fraksi n-heksana kategori kuat mempunyai nilai IC50 53,03 µg/ml. Kesimpulan: Kulit buah asam jawa mengandung senyawa golongan tanin dan flavonoid yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Aktivitas antioksidan terhadap penangkapan radikal bebas fraksi etil asetat lebih baik dibandingkan dengan fraksi n-heksana.
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN BAKUNG (Crinum asiaticum L.) PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus) Cindy Priscilia; Haris Munandar Nasution
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 1 No. 2 (2022): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.108 KB) | DOI: 10.32696/fjfsk.v1i2.1107

Abstract

Penderita diabetes melitus dewasa ini terus meningkat seiring dengan meningkatnya tingkat kemakmuran dan berubah nya gaya hidup.Pengobatan diabetes melitus menggunakan obat konvensional, harganya relatif mahal dan dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.Oleh karena itu, perlu dicari obat yang efektif, efek samping yang relatif kecil dengan harga yang murah. Salah satu obat sebagai alternatif yang berefek sebagai antidiabetes melitus adalah daun bakung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik simplisia daun bakung, skrining fitokimia dan uji efek ekstrak etanol daun bakung pada mencit putih yang diinduksi dengan glukosa.Penelitian ini meliputi karakterisasi simplisia, skrining fitokimia dan uji aktivitas antidiabetes. Aktivitas antidiabetes ekstrak etanol daun bakung (Crinum asiaticum L.)pada mencit putih jantan dilakukan dengan menggunakan metode uji induksi glukosa secara oral.Kelompok CMC 0,5%, kelompok glibenklamid 0,01%. Ekstrak etanol daun bakung yang diberikan secara oral dengan dosis 100 mg/kg, 200 mg/kg, dan 400 mg/kg. Data hasil penelitian di analisis secara ANAVA (Analysis of Variance) menggunakan uji Duncan.Hasil skrining fitokimia simplisia dan ekstrak etanol daun bakung menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid/triterpenoid.Uji efek antidiabetes menggunakan mencit putih yang dibagi dalam 5 kelompok. Dari uji yang telah dilakukan kelompok ekstrak daun bakung dengan dosis 400 mg/kg BB yang memberikan efek yang relatif sama dengan kontrol positif (Glibenklamid) dalam menurunkan kadar gula darah pada mencit.
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTI BAKTERI PRODUK PASARAN SEDIAAN TOILETRIES YANG MENGANDUNG EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) Indah Nasution; Minda Sari Lubis; Rafita Yuniarti; Haris Munandar Nasution
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2022): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.204 KB) | DOI: 10.32696/fjfsk.v2i1.1368

Abstract

Toiletries adalah kebutuhan pembersih badan sehari-hari, yang menjadi bagian dari kebutuhan antara lain sabun dan pembersih pada gigi yang saat ini sudah menjadi kebutuhan yang wajar. Daun sirih (Piper betle L.) banyak digunakan sebagai bahan obat alternatif untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Bakteri dominan menyebabkan berbagai penyakit mulut, salah satunya Staphylococcus auerus. Staphylococcus aureus merupakan flora normal pada kulit serta rongga mulut yang dapat memproduksi toksin, bersifat gram positif, dan termasuk bakteri aerob. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan aktivitas anti bakteri terhadap produk toiletries yang diuji dengan menggunakan bakteri Staphylococcus aureus. Pengujian yang dilakukan antara lain yaitu identifikasi bakteri dan uji aktivitas antibakteri. Hasil uji aktivitas produk pasaran sediaan toiletries yang mengandung ekstrak daun sirih terhadap Staphylococcus aureus dengan menggunakan kosentrasi 25% yang tertinggi setelah dilakukan orientasi tiga penggulangan pada penelitian sampel perbandingan pertama pasta gigi sampel A1 rata-rata zona hambat 24,0 mm dibandingkan pasta gigi sampel A2 rata-rata zona hambat 9,0 mm, pada perbandingan dua menggunakan produk pasaran obat kumur sampel B1 rata-rata zona hambat 9,4 mm dibandingkan dengan sampel B2 rata-rata zona hambat 19,9 mm dan perbandingan tiga sabun padat sampel C1 rata-rata zona hambat 17,7 mm dibandingkan dengan sabun sampel C2 rata-rata zona hambat 23,8 mm. Aktivitas antibakteri tidak terlalu kuat zona hambat terhadap produk toiletries berupa pasta gigi ekstrak daun sirih pada sampel A2 terbilang zona hambat yang didapat tergolong lemah, dan pada produk pasaran sediaan toiletries obat kumur ekstrak daun sirih pada sampel B1 juga dinyatakan tergolong zona hambat lemah dibandingkan.
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN MATOA (Pometia pinnata J.R Forst & G. Forst) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN Ummi Khairani Rambe; Haris Munandar Nasution; D. Elysa Putri Mambang; Rafita Yuniarti
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2022): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.885 KB) | DOI: 10.32696/fjfsk.v2i1.1371

Abstract

Daun Matoa (Pometia pinnata) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder senyawa flavonoid, tanin dan saponin. Flavonoid merupakan zat yang dapat menghambat proses inflamasi, senyawa flavonoid disebutkan mempunyai efek antiinflamasi, antioksidan dan antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antiinflamasi ekstrak etanol daun matoa terhadap tikus putih jantan. Metode yang digunakan untuk pembuatan Ekstrak Etanol Daun Matoa (EEDM) adalah maserasi. Uji antiinflamasi EEDM dilakukan selama 5 jam menggunakan metode edema kaki menggunakan pletismometer digital. Penelitian ini dilakukan pada 25 ekor hewan uji yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan masing-masing terdiri dari 5 ekor tikus jantan. Sebagai kontrol negatif adalah suspensi CMC 0,5%, sebagai kontrol positif atau pembanding adalah Natrium diklofenak dengan dosis 4,5 mg/kgBB, kemudian sebagai uji efektivitas antiinflamasi adalah suspensi EEDM dengan dosis 50, 100, dan 200 mg/kgBB. Tingkat peradangan dan tingkat inhibisi radang dihitung dari data penelitian yang dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil efek antiinflamasi EEDM pada dosis 200 mg/kgBB menunjukkan persentase aktivitas inflamasi tertinggi. Hasil uji analisis data Tukey terhadap laju inflamasi menunjukkan bahwa EEDM 200 mg/kg BB tidak berbeda nyata dengan Natrium diklofenak dari 1 jam sampai 5 jam dengan p=0,412 (p>0,05), tetapi berbeda nyata dengan kontrol negatif p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tikus putih jantan yang telah diinduksi karagenan 1% memberikan efek antiinflamasi pada EEDM dosis 50, 100, 200 mg/kgBB. Efek yang sama dengan Natrium diklofenak sebagai antiinflamasi terdapat pada EEDM dosis 200 mg/kgBB.
Co-Authors Adelia Ramadani Adjelie, Tiara Adyani Maulinda Ahmad Rasyid Ridho Ainil Fithri Pulungan Alaina, Nadila Alfi Wahyudi Nasution Amaliana, Amaliana Ananda , Nadia Andjelie, Tiara Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Apmarja, Sarah Utami Aris Munandar Aryunda, Divia Asmarani, Asmarani Aulia Fitri, Aulia Aulia Sari Auza , Maharani Ayu , Tri Indah Pagar Azhar, Gustika Barutu, Liza Anisa Shevia Basaniah Basaniah Bilal, Mohd. BJ Sutrisna Cici Andriani Cindy Priscilia Cindy Widya Rosa Br Simarmata Cut Dian Mala Luthfia Cut Erika Maulydya D Elysa Putri Mambang D Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang Daeng Elysa Putri Mambang Daulay , Anny Sartika Delvi Amira Hutagaol Dikki Miswanda Dina Agustia Parlin Dina Suciati Saragih Dinda Sari Utami Dini Rahmadani Dwi Jati, Fatma Ellyza, Chella Emmy Wiriandini Ercha Minanda Fahira, Nelsa Fahmi Fahmi Fathur Rahman Fatimah, Cut fatur Rahman, fatur Febiyani, Rica Fithri Pulungan, Ainil Fitri Mulyani, Fitri Fitri, Nurul Fitri, Raissa Friyani, Lilah Gabena Indrayani Dalimunthe Gultom, Syarifah Elena Hafizha, Putri Hasanah, Qori Hasibuan , Nabila Hasim Hasibuan, Supia Indah Hastri Kholifah Humaira, Yara Hutagalung , Septi Ratna Cempaka Hutagalung, Riris Br Hutagaol, Delvi Amira Huzeila Nisa Siregar Ihsan Fadhilah Ika Yeni Siahaan Ilmi Widya Sari Imelda Natasia Br S Meliala Indah Nasution Indah Triutami Harahap Indrayani, Gabena Junia Fitri Hayani Khofifah , Nur Kiki Rawitri Krisna Juniharta Napitupulu Leni Safriani Lestari, Sri Indah Linda, Rosa Lubis, Minda Sari lubis, muhammad fauzan Lubis, Nadya Frestika Luthfianida, Arifna M Pandapotan Nasution M Pandapotan Nasution M Pandapotan Nasution M. Alfaruqi M. Pandapotan Nasution M. Pandapotan Nasution M. Pandapotan Nasution Mambang , D.Elysa Putri Mambang, D. Elsya Putri Mambang, Elysa Putri Maya Syafira Mayani, Nurhikma Meutia, Cut Miftahul Jannah Minda Sar Lubis Muhammad Ari Mukhtizar Muhammad Hizbullah Muhammad Pandapotan Nasution Muhammad Wahyu Ikhsan, Muhammad Wahyu Ikhsan Munaziatul Jannah Munthe, Herlina Nasri Nasri Nasri Nasri, Nasri Nasution , Muhammad Amin Nasution, Kartika Zsaskia Nasution, M Pandapotan Nasution, M. Pandapotan Nasution, Nur Sahadah Nasution, Wardah Natasya, Siti Adinda Nazirah, Nazirah Nazuhra, Oca Nelsa Fahira Ningtias, Anggitha Niswa, Khairun Nofa Lismandaria Novika Utami Nur Hanifah Nuraida Nuraida Nuratika, Eli Nurliansyah, Nurliansyah Nursyafira, Arini Nurul Hasanah Ovalina Sylvia Br. Ginting Pandapotan Nasution, M. Pertiwi, Rahma Prasetyo , Healthy Aldriany Pratama, Alvin Purba , Intan Sabila Putri Puteri, Cut Intan Annisa Putri , Adilla Putri Intan Sari Putri Khairani Putri Mambang, D. Elysa Putri Rahayu, Yayuk Putri, Nadya Iwani Rafika, Intan Maya Rafita Yuniari Rafita Yuniart Rafliza , Rista Rahayu , Yayuk Putri Rahmadani , Adevika Rapita Yuniarti Rati , Yuliandini Rawitri, Kiki Ridho, Ahmad Rasyid Ridwanto Ridwanto Ridwanto Rifqi, M. Ainur Rina Azhari Ritonga , Septi Ani Riza Syafira Rizki, Ayu Fadillah RR. Ella Evrita Hestiandari Rukmana, Siti Sabila , Anisa Safira , Liyuza Safitri , Nurhaliza sahrianti, Hikmah Sari, Syilvi Rinda Sarmadansyah Sarmadansyah Sartika Daulay, Anny Sasnita, Merida Satri Situmorang, Rati Selfia Lestary Sepriani, Ananda Sinaga, Novita Yulianti Siregar , Anisah Siregar, Huzeila Nisa Siti Aisyah Jamil Situmorang, Lusi Grasia Situmorang, Rati Satri Sony , Suyefri Sri Harti Sri Natalia Saragih Sri Ria Ranti Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suci, Nurul Sulwiyatul K Sani Supiyani, Supiyani Syafira, Nona Syaiful Bahri Syalsabila Putri Syara, Nurdiani Syarifah Elena Gultom Tawir Rina Rezeki Tri Damaiyanti Trizaldi, Asep Try Santi Kisria Darsih Ummi Khairani Rambe Vera Estefania Kaban Vera Estefania Kaban Wahdaniati , Tri Widya Sari Widya Sari Widya, Rizka Yani, Farida Yanti, Rahma Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yuli Apriani Br.Lubis Yuniarti , Rafita Yuniarti, Rafita Zannah , Muhamad Zikra Maqfirah Ziza Putri Aisyia Fauzi Zulmai Rani