Permasalahan sampah plastik di Indonesia semakin mengkhawatirkan karena sulit terurai dan sering menimbulkan pencemaran lingkungan. Berdasarkan data SIPSN tahun 2023, timbulan sampah nasional mencapai 56,63 juta ton dengan 20% di antaranya berupa plastik, namun tingkat daur ulang masih rendah. Melihat kondisi ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara melaksanakan program pemanfaatan sampah plastik di Desa Paya Rengas, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat. Kegiatan difokuskan pada pengumpulan, pembersihan, dan pemanfaatan botol plastik bekas untuk dijadikan ikon desa berupa tulisan “Paya Rengas” yang dipasang di Dusun 7. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat desa, mulai dari tahap pengumpulan bahan hingga finishing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa botol plastik dapat diubah menjadi karya seni yang memiliki nilai estetis sekaligus menjadi simbol identitas desa. Partisipasi aktif warga, dukungan pemerintah desa, dan kolaborasi mahasiswa KKN berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa lain untuk mengembangkan inovasi pengelolaan sampah berbasis kreativitas dan kearifan lokal.
Copyrights © 2025