Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

E-MEDICAL PELAYANAN PASIEN RAWAT JALAN PUSKESMAS DESA MARGAMULYA DENGAN METODE EXTREME PROGRAMMING Budiman Budiman; Whydiantoro Whydiantoro; Fachri Rizma Firdaus
INFOTECH journal Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v5i2.113

Abstract

Sistem komputerisasi sudah banyak diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang kesehatan. Puskesmas merupakan instansi yang bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Saat ini banyak dibangun puskesmas bahkan rumah sakit di berbagai daerah akan tetapi di daerah pelosok puskesmas masih menjadi alternatif sebagai usaha pencegahan atau penanggulangan awal terhadap upaya-upaya kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu peningkatan mutu pelayanan terhadap masyarakat sangat di perlukan. Demi peningkatan mutu pelayanan puskesmas, sistem komputerisasi sangat dibutuhkan agar pelayanan yang diberikan bisa lebih baik. Seperti pelayanan e-Medical pada pendaftaran pasien yang digunakan, Puskesmas yang belum menggunakan sistem komputerisasi kesulitan dalam memanajemen pasien terutama pasien baru dan pasien lama, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah extreme programming yang dibagi menjadi beberapa phase. Hasil pengujian dari penelitian ini yaitu system ini sudah bisa mengidentifikasi pasien dengan kartu puskesmas sebagai sebagai alat identifikasi dan mencatat rekam medis. Kata Kunci: Sistem Informasi, E-Medical, Puskesmas, Visual Basic, Rekam Medis
RANCANG BANGUN APLIKASI MEDIA INFORMASI MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN PHP DAN MYSQL BERBASIS WEB Budiman Budiman; Whydiantoro Whydiantoro
INFOTECH journal Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v6i1.238

Abstract

Ilmu Teknik Informatika adalah suatu ilmu yang sangat berhubungan erat dengan teknologi informasi, dimana penerapannya mengarah kepada kemajuan teknologi masa depan. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi, informasi merupakan hal yang sangat penting dalam menjalankan suatu pekerjaan dan kegiatan. Media informasi merupakan sarana yang digunakan untuk memberikan informasi peristiwa-peristiwa yang terjadi kepada masyarakat umum secara cepat. Pesatnya perkembangan teknologi saat ini, membuat semakin majunya perkembangan informasi. Dan salah satu produk multimedia yang sangat penting dalam perkembangan informasi adalah berupa video atau konten multimedia lainnya. Pada saat ini Informasi Multimedia merupakan hal yang paling unggul dan trend. Universitas Majalengka merupakan Universitas terbesar dan satu-satunya yang berada di kabupaten Majalengka, Jawa barat. Universitas Majalengka memiliki 8 Fakultas dan 1 Program Pascasarjana, dengan di sokong 24 Program Studi. Dengan adanya web media informasi ini di harapkan dapat mempermudah setiap individu atau kelompok dalam mencari referensi tugas mata kuliah, melihat kembali moment, event, yang telah terjadi di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Majalengka dan juga dapat lebih mempersingkat waktu dalam segala prosesnya.
Designing Environment Care Adventure Game Based on Android Using Construct 2 Ade Bastian; Yofi Awwaluddin; Whydiantoro; Budiman
Jurnal Mantik Vol. 4 No. 4 (2021): February: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/mantik.Vol4.2021.1136.pp2311-2317

Abstract

This lack of public concern for the environment makes education important for environmental education or environmental cleanliness, especially in early childhood, is very necessary as a personality formation and care for the environment, so that our environment and nature are always maintained. To provide education today, you must use media as a learning tool because currently technology has developed rapidly and considering that there are so many smartphone users that can be used and used as educational media tools. So that in this study an educational adventure game based on android has been developed with a short level, easy control and an increased level of difficulty. This game aims to provide education by picking up trash and sorting organic, inorganic, and hazardous waste properly. The method used in the development of this game is the Rational Unified Process (RUP), which includes several phases, namely Inception, Elaboration, Contruction, Transition. While the data collection method uses the method of observation, interviews, and literature study. The result of this research is an adventure game application that cares for the environment towards waste which is expected to be a medium of learning and education for the community, especially for early childhood so that they can find out how important it is to keep their environment clean and to preserve it and develop children's character who is sensitive to environmental cleanliness.
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT TEPAT GUNA DALAM MEMBANTU PROSES PRODUKSI KERUPUK UBI UNGU DI DESA PADAHANTEN Budiman Budiman; Whydiantoro Whydiantoro; Engkos Koswara
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.291 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3099

Abstract

Kelompok wanita di Desa Padahanten mempunyai sebuah kegiatan produksi yaitu membuat kerupuk ubi yang terbuat dari ubi ungu. Ubi ungu yang dihasilkan merupakan hasil tani dari warga sekitar yang memang berprofesi sebagai petani. Harga ubi ungu yang relative lebih rendah membuat kelompok ini berinovasi untuk meningkatkan nilai jual dari ubi ungu tersebut. Dalam pembuatan kerupuk ubi ungu, masih dilakukan dengan peralatan seadanya. Dimulai pengupasan ubi hingga penjemuran masih menggunakan peralatan seadanya. Hal demikian mengakibatkan proses produksi belum dapat maksimal. Proses paling lama dalam pembuatan kerupuk ubi ungu adalah pemotongan adonan. Hal tersebut karena masing menggunakan pisau dan tenaga manusia. Pelatihan penggunaan alat/mesin tepat guna perlu dilakukan kepada kelompok tersebut. Hal demikian untuk menunjang proses produksi yang dilakukan hingga dapat meningkatkan kapasitas produksi. Karena bagaimana pun juga, tenaga manual dalam hal ini menggunakan tangan akan berbeda tiap waktunya. Berbeda dalam kecepatan, ukuran dan ketepatan pemotongan. Hasil evaluasi yang telah dilakuakan, alat bantu potong adonan dapat digunakan dengan baik oleh para pembuat kerupuk ubi ungu. Alat tersebut cukup membantu proses pemotongan karena dapat mempercepat proses pemotongan dan bentuk/ketebalan lebih teratur
ANALYSIS OF REGIONAL POTENTIAL AND SMALL MEDIUM INDUSTRY POTENTIAL USING LOQATION QUOTIENT (LQ), LOCALITATION INDEX (LI) AND SPECIALIZATION INDEX (SI) METHODS IN MAJALENGKA DISTRICT (Case Study: Majalengka Regency) Detra Pandji Wiwaha; Whydiantoro Whydiantoro; Lia Milana; Budiman Budiman; Intan Kusumadewi
Jurnal Mekanika dan Manufaktur Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.989 KB)

Abstract

This research is motivated by the very rapid development of Small and MediumIndustries in Indonesia, this can make economic development in Indonesia even better. Ineconomic development in Indonesia, the role of Small and Medium Industries is quite strategic.Many parties believe that the SME sector business is able to withstand the economic crisis thathas been experienced in previous years. On the other hand, the development of the SME sectorbusiness cannot be separated from the general characteristics that most of the products producedare for the growth of domestic needs, especially in one district. Various business profiles arebriefly reviewed to provide an up- to-date overview of the small and medium industry sectorbusinesses. The type of data used in this study consists of primary data and secondary data.The primary data used is the 2018 sub-district SMI data, while the secondary data includes thename of the SMI, address, product, total production per year, the main KBLI group, KBLI,coordinate points and elevation. Data were collected using the interview method and GPStracking. The results obtained from this study are the potential distribution of Small and MediumIndustries which are spread across 26 Districts in Majalengka Regency, which in 2018 totaled1747 SMI.
ANALYSIS OF CUSTOMER SATISFACTION ON THE QUALITY OF PURPLE PATTOM CRUISER USING IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) METHOD Whydiantoro Whydiantoro; Budiman Budiman; Engkos Koswara; Intan Kusumadewi
Jurnal Mekanika dan Manufaktur Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.944 KB)

Abstract

Following up on PKM on purple sweet potato crackers in Padahanten village and seeing the current very rapid development of the service business, with the growth of the service business in Indonesia this has resulted in higher competition, consumers are more selective in buying and choosing the products they need. Therefore, purple sweet potato chips must be able to meet consumer needs. Products that are able to win the competition with competitors need a strategy that can improve services and be able to compete effectively in this increasingly competitive market. Win the competition and keep the business alive, growing and getting as many customers as possible. This can be said to be successful if consumers are satisfied with the performance of a product or service provided by the entrepreneur. According to Lewis & Booms, in Service Management by Fandy Tjiptono (2016) Service quality is defined as a measure of how large the level of service that can be provided in accordance with the level of consumer expectations. In other words, the factors that affect the quality of service are the services expected by consumers, if the service exceeds what is expected by consumers, the quality of service can be said to be good (positive), and vice versa if the service is not in accordance with what is expected by consumers, it can be said that the quality of service is bad. (negative value) Quadrant analysis or Importance Performance Analysis (IPA) is a descriptive analysis technique introduced by John A. Martilla and John C. James (1977) cited by Tjiptono and Chandra (2016: 222-223). Importance Performance Analysis (IPA) is an analytical technique used to identify what important performance factors must be demonstrated by an organization in meeting the satisfaction of their service users (consumers). Therefore, it is necessary to conduct research on the analysis of consumer satisfaction on the quality of service in the marketing of purple sweet potato crackers by using the Importance Performance Analysis (IPA) method. and promotions. Through these (4P's) attributes, it will be known what influences consumers' desire to visit Padahanten purple sweet potato. The variables that are traced or researched are aspects of reliability (reliability), responsiveness (response), tangible (tangible), assurances (certainty), and empathy (empathy).
Pelatihan Software Vectric Aspire untuk BUMDes Desa Heubeulisuk Engkos Koswara; Nasim; Whydiantoro; Budiman; Intan Kusumadewi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.769 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4832

Abstract

Salah satu kegiatan BUMDes Desa Heubeulisuk adalah kerajinan kayu berupa jam dinding dan semacamnya. Pembuatan kerajinan kayu ini masih dibuat dengan cara konvensional dengan bantuan gergaji ukir dan bor berukuran kecil. Akan tetapi, dengan peralatan yang sederhana BUMDes tersebut menerima banyak pesanan dari berbagai instansi hingga kalangan masyarakat. BUMDes Desa Heubeulisuk telah mengenal CNC router dengan program yang digunakan GCam Software dan kontroler menggunakan GRBL. Dengan software tersebut CNC router telah dapat digunakan dengan baik, akan tetapi karena softwarenya lebih sederhana maka produk yang dibuat terbatas. Untuk selanjutnya, pengenalan Software Vectric Aspire akan diberikan kepada BUMDes Desa Heubeulisuk. Dengan software Vectric Aspire, produk yang dihasilkan dapat lebih beragam hingga bentuk ukiran sketsa. Harapan dengan dikenalkannya software tersebut, pekerjaan BUMDes untuk pembuatan jam dinding kayu hingga ukiran sketsa dapat lebih terbantu. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu proses pembuatan kerajinan kayu berupa jam dinding dan lain sebagainya hingga ukiran dalam material akrilik. Dengan software Vectric Aspire, produk gambar lebih komplek akan tetapi proses pembuatan model cukup mudah dilakukan
ANALYSIS OF THE CAUSES OF DEFECTS IN THE MANUFACTURE PROCESS IMPROVING PRODUCTION QUALITY IN PIRN WINDER MACHINE BY USING STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) METHOD AT PT. XYZ MAJALENGKA Satrio Indra Permana; Whydiantoro; Hafni Rizanuddin N; Budiman; Intan Kusumadewi
Jurnal Mekanika dan Manufaktur Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jmm.v2i2.5308

Abstract

In manufacturing companies, production activities are a very important activity. If the production activities produce a lot of defective products, it will cause losses in the form of additional time and raw material costs for repairing these defective products, so that quality control is needed so that the company can produce products that comply with predetermined quality standards. This final project research was conducted at PT. XYZ Majalengka where this company is engaged in the service industry, production activities at PT. XYZ Majalengka is carried out based on a make to order response demand strategy, namely the company carries out production activities when there are orders from consumers. This research focuses on the production process of the pirn winder machine which functions to wind yarn raw materials according to the desired weight and according to the available TFO capacity (700 gr, 714 gr, 1000gr or 1500gr). However, regardless of production quality standards on the pirn winder machine, it does not rule out the possibility that defects will always occur. Therefore it is necessary to have quality control in the production process of this pirn winder machine. Its function is clear to reduce the number of defects and improve the quality of production produced. Statistical Process Control (SPC) is a statistical analysis used for quality control, starting from monitoring, analyzing, predicting, controlling and improving the production process and product quality through control charts. Statistical quality control using SPC (Statistical Process Control) has seven statistical tools that can be used as tools to control quality, namely, check sheets, histograms, P control charts, pareto diagrams, cause and effect diagrams, scatter diagrams, and diagrams. process.
Aplikasi Pelayanan Publik SDMK (Sumber Daya Manusia Kesehatan) Berbasis Web (Studi Kasus : Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka) Aditya Nursaidillah; Budiman
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v1i1.7309

Abstract

Saat ini kinerja sistem dalam pelayanan administratif yang sedang berjalan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka masih belum optimal karena pelayanan nya masih menggunakan selembaran Quick Response Code (QR Code) yang terpisah dengan berisikan link google form dari setiap pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah Aplikasi ini dapat mengatasi masyarakat datang langsung ke Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka ketika mau melakukan pelayanan administratif Metode yang digunakan untuk proses pengembangan Aplikasi Pelayanan SDMK ini adalah Metode Extreme Programing (XP). Pada Metode ini terdapat 4 tahapan pengembangan sistem antara lain Planning, Design, Coding, dan Testing. Dengan adanya aplikasi pelayanan publik SDMK ini, masyarakat yang akan melakukan pelayanan administratif di Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka tidak perlu datang langsung ke Dinas Kesehatan, tapi cukup perlu dengan masuk ke web aplikasi dan melakukan pelayanan, Pelayanan SDMK yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka menjadi satu sistem dalam bentuk aplikasi pelayanan publik SDMK Berbasis Web.Penelitian ini Membantu meningkatkan performa kerja serta mengefisiensi tenaga dan waktu pegawai kesehatan, Memudahkan dan memfasilitasi masyarakat dalam melakukan pelayanan di Dinas Kesehatan Majalengka.
Cakap Bermedia Sosial Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Digital di Lingkungan Masyarakat Desa Prupuk Selatan Budiman Budiman; Whydiantoro; Engkos Koswara; Abdul Kholiq
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7192

Abstract

Pada zaman yang serba canggih saat ini, internet merupakan produk teknologi komunikasi yang sangat fenomenal. Literasi digital merupakan upaya meminimalisir dampak buruk dari kegiatan ruang digital. Oleh karena itu, peningkatan penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan literasi digital yang mumpuni agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital bijak dan tepat guna. Pengabdian terhadap masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan secara mandiri merupakan salah satu kegiatan yang ditujukan untuk memberikan pemahaman lebih kepada masyarakat terkait Literasi Digital. Cakap bermedia digital adalah kemampuan menggunakan teknologi untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan berpartisipasi dalam kehidupan . Meskipun lingkungan memiliki tantangan unik, tetap dapat memiliki manfaat besar dalam memajukan desa.= Literasi Digital ini sangat banyak manfaatnya karena masih banyak masyarakat yang belum melek terhadap media digital, tetapi dengan kegiatan ini masyarakat dapat memperoleh banyak informasi edukasi tentang pentingnya digital dalam segala bidang kehidupan, baik dalam segi agama, sosial dan budaya, dan lain sebagainya. Serta masyarakat dapat mahir dan cakap bermedia sosial/digital dengan semestinya.