Bahasa yakni alat bantu yang memudahkan manusia berkomunikasi atau berinteraksi. Siswa perlu memiliki keterampilan berbahasa yang baik agar dapat mengungkapkan ide, gagasan, dan perasaannya. Keterampilan berbahasa terdiri dari mendengarkan (menyimak), berbicara, membaca, dan menulis. Keterampilan literasi juga kini disebut dengan istilah “multiliterasi’ yang dimaknai sebagai keterampilan menggunakan menggunakan beragam cara untu menyampaikan ide-ide atau pehamaman dari hasil olah informasi dari berbagai jenis teks, media, system symbol untuk memaksimalan potensi belajar yang ada pada siswa sebagai bentuk peran aktif dan mengikuti perkembangan teknologi dalam lintas mata pelajaran. Keterampilam literasi tidak hanya diterapkan saat mata pelajaran bahasa, melainkan pada setiap mata pelajaran atau disebut dengan literasi lintas mata pelajaran. Salah satu cara menerapkan literasi lintas mata pelajaran adalah dengan menggunakan strategi literasi: sebelum membaca, selama membaca, dan setelah membaca. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan di kelas V MI Haqqul Yaqin NW Sayang Sayang. Kelas V terdiri dari 16 siswa. Perlakuan diberikan selama tiga pekan. Literasi lintas mata pelajaran dengan strategi literasi sebelum, selama, dan setelah membaca dapat membantu mejaga minat membaca siswa. Siswa berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran dan mengakses berbagai macam sumber bacaan. Literasi lintas mata pelajaran dengan strategi literasi sebelum, selama, dan setelah membaca dapat mengoptimalkan keterampilan berbahasa siswa. Siswa diberikan ruang untuk mengoptimalkan kemampuan berbahasanya dengan berbagai bentuk hasil belajar untuk menyampaikan ide dan gagasan yang ada dipikiran mereka.
Copyrights © 2025