Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep keselamatan iman dan amal dalam Islam dan Kristen melalui pendekatan intertekstual terhadap Al-Qur’an dan Bibel. Fokus kajian diarahkan pada pemahaman keselamatan sebagai tujuan akhir manusia yang mencakup kebahagiaan dunia dan akhirat, sekaligus mengeksplorasi titik temu dan perbedaan mendasar antara kedua tradisi agama. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memperkaya wacana akademik mengenai dialog antaragama serta memperluas pemahaman teologis umat beragama mengenai jalan keselamatan yang bersifat inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik kajian pustaka, mencakup analisis teks Al-Qur’an, Hadis, Alkitab, serta literatur teologis dari kedua tradisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Islam, keselamatan dipandang sebagai hasil dari iman, tauhid, dan amal saleh, sedangkan dalam Kristen dipahami sebagai anugerah Allah yang diperoleh melalui iman kepada Yesus Kristus. Meskipun terdapat perbedaan jalur soteriologis, kedua tradisi menekankan pentingnya hubungan yang benar antara manusia dengan Tuhan dan praktik kebajikan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa konsep keselamatan dalam Islam dan Kristen memiliki dimensi spiritual dan etis yang dapat menjadi basis dialog lintas agama, mengurangi eksklusivisme teologis, serta mendorong terciptanya perdamaian dan harmoni sosial
Copyrights © 2025