Hipertensi adalah salah satu penyakit degeneratif yang prevalensinya tinggi pada lansia, serta menjadi kontributor utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Penanganan non-farmakologis seperti pemberian jus timun dan senam hipertensi telah terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus timun dan senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada lansia di Desa Prigi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah Ny. S, seorang lansia berusia 65 tahun yang mengalami hipertensi. Intervensi yang diberikan berupa pemberian jus timun sebanyak 250 ml per hari dan senam hipertensi selama 30 menit setiap hari selama 3 hari. Hasilnya menunjukkan penurunan tekanan darah signifikan dari 184/110 mmHg menjadi 159/88 mmHg. Ini membuktikan bahwa kombinasi jus timun dan senam hipertensi efektif menurunkan tekanan darah pada lansia, dan diharapkan dapat menjadi alternatif penanganan non-farmakologis.
Copyrights © 2025