Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru melalui konsistensi pembelajaran di sekolah dasar. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, dilaksanakan di SDN 189 Neglasari Kota Bandung dan SDN 06 Cibiru Kabupaten Bandung. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, serta dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi supervisi kepala sekolah di kedua sekolah mengikuti siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA) secara terintegrasi. Tahap perencanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan guru dalam penyusunan jadwal, indikator keberhasilan, dan instrumen observasi berbasis kompetensi pedagogik. Tahap pelaksanaan mengadopsi pendekatan clinical supervision yang memfasilitasi umpan balik spesifik dan reflektif. Tahap pemeriksaan menggunakan prinsip data-driven decision making untuk mengevaluasi konsistensi pembelajaran dan melibatkan guru dalam verifikasi hasil supervisi. Tahap tindak lanjut meliputi pelatihan internal, lesson study, pendampingan personal, serta penyesuaian kebijakan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan supervisi kepala sekolah ditentukan oleh keterlibatan aktif guru, penggunaan instrumen relevan, evaluasi berbasis data, dan tindak lanjut yang berkesinambungan. Implementasi supervisi sebagai siklus PDCA terbukti meningkatkan kompetensi pedagogik guru sekaligus memperkuat budaya kolaboratif dan berorientasi mutu di sekolah dasar.
Copyrights © 2025