Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala madrasah sebagai edupreneur dalam membangun branding madrasah unggul di era disrupsi, khususnya di Kabupaten Pamekasan. Era disrupsi menuntut lembaga pendidikan, termasuk madrasah, untuk bertransformasi secara inovatif agar tetap kompetitif dan relevan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap beberapa kepala madrasah yang dinilai berhasil mengangkat citra lembaga mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menjalankan peran strategis dalam menciptakan program unggulan, memanfaatkan media sosial dan teknologi digital, menjalin kolaborasi dengan stakeholder, serta menerapkan gaya kepemimpinan transformatif. Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan seperti keterbatasan SDM, anggaran, dan resistensi perubahan, kepala madrasah mampu menunjukkan kapasitas kewirausahaan dalam mengelola perubahan dan membangun citra positif madrasah secara berkelanjutan. Dengan demikian, peran kepala madrasah sebagai edupreneur menjadi kunci dalam mendorong madrasah menuju institusi yang unggul dan adaptif terhadap dinamika zaman.
Copyrights © 2025