Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelekatan orang tua dan kelekatan teman sebaya terhadap perilaku agresif pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 270 siswa berusia 15–18 tahun. Instrumen yang digunakan meliputi Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) untuk mengukur kelekatan, serta The Buss-Perry Aggression Questionnaire untuk mengukur perilaku agresif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelekatan teman sebaya memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap perilaku agresif dibandingkan kelekatan orang tua. Secara keseluruhan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 12,7% terhadap perilaku agresif, dengan kelekatan orang tua menyumbang sebesar 0,6% dan kelekatan teman sebaya sebesar 12,1%. Sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel yang diteliti. Kata Kunci: Kelekatan Orang Tua, Kelekatan Teman Sebaya, Perilaku Agresif, Siswa SMK AbstractThis study aims to examine the influence of parental attachment and peer attachment on aggressive behavior among vocational high school (SMK) students. The sample consisted of 270 students aged 15–18 years. The instruments used in this study were the Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) to measure attachment, and the Buss-Perry Aggression Questionnaire to assess aggressive behavior. The results of the hypothesis testing indicated that peer attachment had a greater influence on aggressive behavior than parental attachment. Together, the two variables contributed 12.7% to aggressive behavior, with parental attachment accounting for 0.6% and peer attachment 12.1%. The remaining variance is attributed to other unexamined factors. Keywords: Parent Attachment, Peer Attachment, Aggressive Behavior, Vocational High School Students
Copyrights © 2025