Claim Missing Document
Check
Articles

KECERDASAN EMOSIONAL DAN PENYESUAIAN SOSIAL Puspa Rahayu Utami Rahman
Psychopedia Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 5 No 2 (2020): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v5i2.1375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan penyesuaian sosial mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskripsi korelasional. Sampel penelitian adalah 100 mahasiswa FIP UPI yang diambil dengan teknik Incidental Sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner kecerdasan emosional yang disusun berdasarkan alat ukur Emotional Competence Inventory dari Boyatzis & Goleman (2005) dan kuesioner penyesuaian sosial berdasarkan teori Schneider (1964). Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara kecerdasan emosional dengan penyesuaian sosial mahasiswa FIP UPI dengan diperoleh koefisien korelasi sebesar +0,614 dengan probabilitas 0,000 yang bermakna H0 ditolak dan Ha diterima. Kata kunci: kecerdasan emosional, penyesuaian social, mahasiswa The purpose of this research was to find out correlation between emotional intelligence with social adjustment. Research sample was 100 students FIP UPI that taken by incidental sampling technique. The approach used is a quantitative approach with correlational method. the instrument used is emotional intelligence questionnaire based on the Emotional Competence Inventory from Boyatzis & Goleman (2005) and social adjustment questionnaire based on the theory of Schneider (1964). The analytical techniques used is the Pearson Product Moment correlation. Result of the research indicates that there were significant and positive correlation between emotional intelligence with social adjustment of students FIP UPI with the correlation coeficient of variables + 0,614. Keywords: emotional intelligence, social adjustment, students
ATTACHMENT DAN SELF-DISCLOSURE SEBAGAI PREDIKTOR DARI KEPUASAN PERNIKAHAN PADA PASANGAN YANG MENIKAH SECARA TA’ARUF Wina Lova Riza; Puspa Rahayu Utami Rahman; Dimas Tri Fajri
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 6 No 2 (2021): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v6i2.2018

Abstract

Get to know each other in short time with ta’aruf married considered to increase dissatisfaction in one marriage. Dissatisfaction in marriage can caused by insecure attachment and not able to self-disclosure to each other as a spouse. The purpose of this nonexperimental quantitative study was to determine attachment and self-disclosure as predictors of marital satisfaction in ta’aruf married couples, with 101 respondents have been ta’aruf married. Sampling in this study used non-probability sampling with snowball sampling. The analysis technique used is multiple regression. From the results of the analysis using SPSS version 25, a significant value of the two independent variables is 0.000 <0.05, then Ha is accepted and H0 is rejected, which means that attachment and selfdisclosure are simultaneously predictors of marital satisfaction in married couples ta'aruf. Out of 101 respondents, 77 people or 69.3% had high marital satisfaction, 22 people or 21.8% had marital satisfaction in the medium category, while 2 people had low marital satisfaction.Keywords: Attachment, self-disclosure, marriage satisfaction, ta'aruf Waktu yang sebentar untuk mengenal pasangan pada mereka yang menikah secara ta’aruf dianggap akan meningkatkan ketidakpuasan dalam pernikahannya, hal ini disebabkan karena tipe kelekatan tidak aman dan individu tidak mampu membuka diri kepada pasangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui attachment dan selfdisclosure sebagai prediktor terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang menikah secara ta’aruf. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan bentuk penelitian kausal dengan melibatkan 101 responden dari individu dalam rentang usia dewasa awal yang telah menikah secara ta’aruf. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan snowball sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Dari hasil analisis menggunakan bantuan SPSS versi 25 diperoleh nilai signifikan dari kedua variabel independen sebesar 0.000<0.05, maka Ha diterima dan H0 ditolak yang artinya attachment dan self-disclosuresecara simultan merupakan prediktor terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang menikah secara ta’aruf. Dari 101 responden, 77 orang atau 69.3% memiliki kepuasan pernikahan yang tinggi, 22 orang atau 21.8% memiliki kepuasan pernikahan dalam kategori sedang, sedangkan 2 orang dalam kepuasan pernikahan yang rendah.Kata Kunci: Attachment, self-disclosure, kepuasan pernikahan, ta’aruf.
PENGARUH ADULT ATTACHMENT TERHADAP FORGIVENESS PADA PASANGAN SUAMI-ISTRI DI KABUPATEN TANGERANGPENGARUH ADULT ATTACHMENT TERHADAP FORGIVENESS PADA PASANGAN SUAMI-ISTRI DI KABUPATEN TANGERANGPENGARUH ADULT ATTACHMENT TERHADAP FORGIVENESS PADA PASANGAN SUAM Ega Nurlaila; Wina Lova Riza; Puspa Rahayu Utami Rahman
Psikologi Prima Vol. 4 No. 2 (2021): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v4i2.2251

Abstract

Pernikahan merupakan suatu akad atau perjanjian yang mengikat seorang laki-laki dengan perempuan secara halal. Dalam pernikahan, konflik dan permasalahan merupakan hal yang tidak bisa dihindari sehingga dibutuhkan sebuah strategi yang tepat untuk mengatasinya seperti forgiveness atau memaafkan. Forgiveness merupakan tindakan pemberian maaf pada orang lain yang sudah menyakiti dirinya demi memperbaiki hubungan. Kelekatan dewasa atau adult attachment adalah salah satu bentuk kelekatan yang menjadi faktor pemberian maaf. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh adult attachment terhadap forgiveness pada pasangan suami istri di Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menekankan analisis pada data-data kuantitatif. Subyek penelitian yang digunakan yakni 100 pasangan suami istri di Kabupaten Tangerang. Data diambil menggunakan skala adult attachment (Hofstra, J., van Oudenhoven, J. P., & Buunk, B. P, 2005) dan skala forgiveness (Gracia & Heng, 2020) dengan teknik nonprobability sampling melalui quota sampling. Dari hasil uji regresi linier sederhana, didapat hasil sig 0,000 < 0,05 sehingga bisa disebut bahwa hipotesis pada penelitian yakni Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya, terdapat pengaruh adult attachment terhadap forgiveness pada pasangan suami-istri di Kabupaten Tangerang.
PARENT DAN PEER ATTACHMENT SEBAGAI PREDIKTOR DARI KECENDERUNGAN INTERNET ADDICTION PADA REMAJA PENGGUNA SMARTPHONE Puspa Rahayu Utami Rahman; Wina Lova Riza; Ryan Gunawan
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 7 No 1 (2022): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v7i1.2369

Abstract

Smartphones have the ability to be used in various kinds of activities related to the internet, not only looking for entertainment, but also like computers, namely accessing various information in the world. High intensity of smartphone use can result in internet addiction which is characterized by spending a lot of time (uncontrolled) in using internet-related activities such as social media, pornography, online gambling, online games, chatting and others to disrupt social relationships at real world. The purpose of this study was to find out that parent and peer attachment can be predictors of internet addiction tendencies in smartphone users. This study uses a quantitative method involving 254 male and female adolescent respondents aged 12 to 19 years, junior and senior high school students, who actively use smartphones with internet access for academic and daily needs. The sampling method uses non-probability with the quota technique. The data analysis technique used is multiple regression test. The results of the study prove that parent and peer attachment can be predictors of internet addiction tendencies in smartphone users. The magnitude of the influence of parent attachment and peer attachment on internet addiction is 11.5% while the rest is influenced by other variables that have not been studied. Keywords: Parent attachment, peer attachment, internet addiction, smartphone. Smartphone memiliki kemampuan untuk digunakan pada berbagai macam aktivitas yang berhubungan dengan internet, bukan hanya mencari hiburan, tetapi juga layaknya komputer yaitu akses berbagai informasi di dunia. Intensitas yang tinggi dalam penggunaan smartphone dapat menghasilkan adiksi internet yang ditandai dengan menghabiskan waktu yang banyak (tak terkendali) dalam menggunakan kegiatan yang berhubungan dengan internet seperti media sosial, pornografi, perjudian online, game online, chatting dan lain-lain hingga mengganggu hubungan sosialnya di dunia nyata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui parent dan peer attachment dapat sebagai prediktor dari kecenderungan internet addiction pada remaja pengguna smartphone. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 254 responden remaja laki-laki dan perempuan yang berusia 12 hingga 19 tahun, berpendidikan SMP-SMA, yang secara aktif menggunakan smartphone dengan akses internet untuk kebutuhan akademik maupun sehari-hari. Metode pengambilan sampel menggunakan nonprobability dengan teknik kuota. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa parent dan peer attachment dapat sebagai prediktor dari kecenderungan internet addiction pada remaja pengguna smartphone. Besaran pengaruh parent attachment dan peer attachment terhadap internet addcition sebesar 11.5% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya yang belum diteliti. Kata Kunci: Kelekatan orang tua, kelekatan teman sebaya, adiksi internet, gawai.
HARGA DIRI, STRES DAN PERILAKU KONSUMTIF PADA SANTRI KELAS X DI PONDOK PESANTREN NURUSSALAM KARAWANG Tedi Yuniarto; Lania Muharsih; Puspa Rahayu Utami Rahman
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 1 No. 1 (2021): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v1i1.611

Abstract

This study aims to determine the effect of self-esteem and stress on consumptive behavior in class X students at the Nurussalam Karawang Islamic boarding school. The method used in this research is quantitative method, and the technique used is total sampling (total sampling) or census. The total population used was 83 students with the number of samples using the entire population. Retrieval of data in this study using three Likert scales, namely the scale of selfesteem, the scale of stress, and the scale of consumptive behavior. The results of hypothesis testing in this study used multiple regression analysis, based on the results of data analysis showing Sig. F 0.020 <0.05 (p <0.05) so that there is an influence between self-esteem and stress on consumptive behavior. The magnitude of the influence of self-esteem and stress on consumptive behavior is 9.3% and the remaining 91.7% is influenced by other variables. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara harga diri dan stres terhadap perilaku konsumtif pada santri kelas X di pondok pesantren Nurussalam Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dan teknik yang digunakan adalah sampel total (total sampling) atau sensus. Jumlah populasi yang digunakan berjumlah 83 santri dengan jumlah sampel menggunakan seluruh populasi yang ada. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tiga skala likert, yaitu skala harga diri, skala stres, dan skala perilaku konsumtif. Hasil uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda, berdasarkan hasil analisis data menunjukan Sig. F 0,020 < 0,05 (p<0,05) sehingga terdapat pengaruh antara harga diri dan stres terhadap perilaku konsumtif. Besarnya pengaruh harga diri dan stres terhadap perilaku konsumtif sebesar 9,3 % dan sisanya sebesar 91,7 % dipengaruhi oleh variabel lain.
PENGARUH GAYA KELEKATAN TERHADAP TOXIC RELATIONSHIP PADA MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG Venia Nabila; Wina Lova Riza; Puspa Rahayu Utami Rahman
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 1 No. 3 (2021): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v1i3.630

Abstract

Wawancara dilakukan kepada 21 mahasiswa Teknik Elektro Angkatan tahun 2019 Universitas Singaperbangsa Karawang. Hasil wawancara ditemukan bahwa mereka menjalani toxic relationship. Oleh karenanya, tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti ada tidaknya pengaruh gaya kelekatan terhadap toxic relationship pada mahasiswa Teknik Elektro Universitas Singaperbangsa Karawang. Penelitian ini berbentuk kausal memakai metode penelitian kuantitatif dengan skala toxic relationship (Mayorita, 2021) dan skala ECR (Experience in Close Relationship) (Brennan, Clark & Shaver dalam Levine & Heller, 2019). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 118 orang dari semua responden yang didapatkan. Data penelitian kemudian dianalisis dengan regresi linier sederhana dengan hasil sig 0,034 < 0,05 (H଴ ditolak dan Hୟditerima). Sehingga dapat disimpulan bahwa ada pengaruh gaya kelekatan terhadap toxic relationship pada mahasiswa Teknik Elektro Universitas Singaperbangsa Karawang yang artinya apabila seseorang yang memiliki gaya kelekatan tidak aman, maka akan mengalami gangguan pada relasi dengan orang lain maupun pasangan. Interviews were conducted with 21 students of electrical engineering class of 2019 at the Singaperbangsa Karawang University. The results of the interview found that they were in a toxic relationship. Therefore, the purpose of this study is to examine if there is an influence of attachment style on toxic relationships in Electrical Engineering students at Singaperbangsa Karawang University. This research is causal form using quantitative research methods with a toxic relationship scale (Mayorita, 2021) and an attachment style scale ECR (Experience in Close Relationship) (Brennan, Clark & Shaver in Levine & Heller, 2019). The sample in this study was 118 people from all respondents who were obtained. The data in this study was analyzed by simple linear regression. Results showed sig 0,034 < 0,05 (H଴ is rejected and Hୟis accepted). So it can be concluded that there is an influence of attactment style on toxic relationships in Electrical Engineering students at Singaperbangsa Karawang University, which means that if someone has an insecure attachment style, they will experience disturbances in relationship with other people or partners.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA PEREMPUAN DENGAN POLYCYSTIC OVARY SYNDROME DI KOMUNITAS PCOS FIGHTER 4 Kharina Triyana Rahayu; Nuram Mubina; Puspa Rahayu Utami Rahman
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i1.650

Abstract

Kesehatan merupakan hal yang esensial bagi setiap individu, baik secara fisik maupun mental. Kesehatan reproduksi adalah salah satu sehat fisik yang penting untuk menjadi perhatian. Abai dan kurangnya edukasi mengenai kesehatan reproduksi dapat menuntun individu pada hal yang tidak diinginkan, seperti halnya Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Berbagai dampak fisik maupun psikologis yang dialami oleh perempuan dengan PCOS memiliki kemungkinan untuk mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Kualitas hidup adalah perasaan subjektif berupa penilaian dalam aspek positif dan negatif dari kondisi kesehatan yang dialami untuk menjalankan fungsi dalam kehidupan sehari-hari. Kualitas hidup dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya faktor dukungan sosial. Dukungan sosial adalah serangkaian pertolongan, informasi dan dukungan baik secara moral atau bentuk dukungan lainnya yang diperoleh individu dari interaksinya sebagai penguatan diri dalam menghadapi kondisi kesehatan yang dialami. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari dukungan sosial terhadap kualitas hidup pada perempuan dengan PCOS di Komunitas PCOS Fighter 4. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan teknik sampling kuota (nonprobability) dilakukan kepada 146 partisipan. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier sederhana untuk memprediksi besaran nilai variabel kualitas hidup (Y) yang dipengaruhi oleh variabel dukungan sosial (X). Hasil penelitian yang ditemukan adalah terdapat pengaruh dukungan sosial terhadap kualitas hidup perempuan dengan PCOS di Komunitas PCOS Fighter 4, dibuktikan dengan nilai signifikannya 0,013<0,05 maka hipotesis penelitian ini Ha diterima dan H0 ditolak. Health is the most essential thing for every individual being, both physically and mentally. Reproduction health is one of physical health that is important for us to pay attention. Ignorance and lack of acknowledgement can lead to negative things, such as Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Various physical and psychological impacts could also affect the quality of life for women with PCOS. Quality of life is a subjective feeling in a form of assessment positive and negative aspects of a health condition ones experienced to carry out their functions in daily life. Quality of life is influenced by several aspects; one of them was social support. Social support is series of help, information and support morally or any other forms that people get from their interaction as a self-reinforcement to face their health condition. This study intended to determine the effect of social support on quality of life of women with PCOS in PCOS Fighter 4 Community.This study use quantitative methods, with a quota sampling technique (nonprobability) conducted on 146 participants of PCOS Fighter 4 Community. Data analysis was performed using a simple linear regression test to predict the value of social quality of life (Y) which is influenced by social support variable (X). The result found that there is an effect of social support on quality of life of women with PCOS in PCOS Fighter 4 Community, as evidence by a significant value of 0.013<0.05, therefore this research hypothesis Ha is accepted and Ho is rejected.
PENGARUH ADULT ATTACHMENT STYLE TERHADAP KEPUASAN PERNIKAHAN PADA USIA PERNIKAHAN DIBAWAH 10 TAHUN DI KABUPATEN KARAWANG Sri Rejeki; Wina Lova Riza; Puspa Rahayu Utami Rahman
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 3 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i3.672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adult attachment style terhadap kepuasan pernikahan pada usia pernikahan di bawah 10 tahun di Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 385 orang dengan usia pernikahan di bawah 10 tahun berdomisili di Kabupaten Karawang. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu snowball sampling, pengambilan data menggunakan skala likert yaitu skala adult attachment style dan kepuasan pernikahan. Analisis dalam penelitian ini mengunakan analisis regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh adult attachment style terhadap kepuasan pernikahan. Hasil dari analisis data didapatkan nilai sig. 0.000 < 0.05 (p<0.05) artinya Ha diterima dan H0 ditolak, maka terdapat pengaruh adult attachment style terhadap kepuasan pernikahan pada usia pernikahan di bawah 10 tahun di Kabupaten Karawang. This study aims to determine the effect of adult attachment style on marital satisfaction at marriage age under 10 years in Karawang Regency. The method used in this study is a quantitative method, the sample used in this study was 385 people with marriage age under 10 years domiciled in Karawang Regency. The technique used for sampling in this study is snowball sampling, data collection using a Likert scale, namely the adult attachment style scale and marital satisfaction. The analysis in this study uses simple regression analysis to determine the effect of adult attachment style on marital satisfaction. The results of the data analysis obtained the value of sig. 0.000 < 0.05 (p <0.05) means Ha is accepted and H0 is rejected, so there is an influence of adult attachment style on marital satisfaction at marriage age under 10 years in Karawang Regency
STRES AKADEMIK DITINJAU DARI SELF-REGULATED LEARNING DAN STUDENT WELL-BEING PADA SISWA KELAS X DI SMKN 1 KARAWANG Randwitya Ayu Ganis Hemasti; Puspa Rahayu Utami Rahman; Gina Kania Rumanti; Marhisar Simatupang
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 4 Nomor 1, Maret 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v4i1.548

Abstract

This study aims to determine the effect of self-regulated learning and student well-being on student academic stress at SMK N 1 Karawang. In this study, there are three variables, namely self-regulated learning, student well-being, and academic stress. The major hypothesis of this study is that there is an effect of self-regulated learning and student well-being on students' academic stress at SMK N 1 Karawang. The number of samples used was 124 vocational students at SMK N 1 Karawang. Using purposive sampling method. The data method in this study uses quantitative methods. The analysis in this study uses multiple regression analysis using SPSS 22.0. Based on the test results, the hypothetical model has an outer loading value above 0.5 and Cronbach's alpha value for all constructs above 0.5. The results showed that there was an effect of self-regulated learning and student well-being on students' academic stress at SMK N 1 Karawang. The result of R Square in this study was 28.8%.
PENGARUH ATTACHMENT STYLE TERHADAP CELEBRITY WORSHIP PADA DEWASA AWAL PENGGEMAR SELEBRITI KOREA DI KARAWANG Wina Lova Riza; Puspa Rahayu Utami Rahman; Ririn Widiyanti
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 8 No 1 (2023): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v8i1.5541

Abstract

Celebrity worship is excessive obsessive behavior towards idol celebrities, one of the influencing factors is attachment style, the level of security experienced in interpersonal relationships. The purpose of this study was to examine the effect of attachment style on celebrity worship in early adulthood Korean celebrity fans in Karawang. The method in this study uses a quantitative method, with the sampling technique used in this study is quota sampling (non-probability). Based on the Lemeshow formula with a minimum count of 96 respondents needed, 172 early adult respondents were Korean celebrity fans in Karawang as the research sample. Analysis of research data using simple linear regression test to determine the value of the celebrity worship variable (Y) which is influenced by the attachment style variable (X). The results obtained with a significant value of 0.000 <0.05. So the hypothesis of this study is that Ha is accepted and H0 is rejected, which means that there is an influence between attachment style to celebrity worship in early adulthood Korean celebrity fans in Karawang. The results of the coefficient of determination test obtained indicate that attachment style contributes 28.1% influence on celebrity worship and the other 71.9% is influenced by other variables not examined in this study.Keywords: Celebrity worship, attachment styles, early adulthood Celebrity worship adalah perilaku obsesi berlebih terhadap selebriti idola, salah satu faktor yang mempengaruhi adalah attachment style yaitu tingkat keamanan yang dialami dalam hubungan interpersonal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh attachment style terhadap celebrity worship pada dewasa awal penggemar selebriti Korea di Karawang. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling kuota (nonprobability). Berdasarkan rumus Lemeshow dengan hasil hitungan minimal 96 responden yang dibutuhkan, di dapatkan 172 orang responden dewasa awal penggemar selebriti Korea di Karawang sebagai sampel penelitian. Analisis data penelitian menggunakan uji regresi linier sederhana untuk mengetahui besaran nilai variabel celebrity worship (Y) yang di pengaruhi oleh variabel attachment style (X). Hasil yang di dapat dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Maka hipotesis penelitian ini adalah Ha diterima dan H0 ditolak, yang berarti terdapat pengaruh antara attachment style terhadap celebrity worship pada dewasa awal penggemar selebriti Korea di Karawang. Hasil dari uji koefisien determinasi yang diperoleh menunjukkan bahwa attachment style memberikan sumbangan pengaruh sebesar 28,1% terhadap celebrity worship dan 71,9% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti di penelitian ini. Kata Kunci: Celebrity worhsip, attachment styles, dewasa awal