Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta limbahnya merupakan aspek penting dalam pelayanan kesehatan untuk menjaga keselamatan tenaga kesehatan dan lingkungan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RS Toeloengrejo, Pare dengan tujuan mengidentifikasi dan mengoptimalkan implementasi pengelolaan B3 melalui edukasi, pendampingan teknis, serta inovasi pencatatan limbah. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, analisis prioritas masalah menggunakan USG, dan pendampingan teknis dalam pencatatan serta penataan fasilitas penyimpanan limbah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa implementasi pengelolaan B3 telah berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat kelemahan pada pencatatan dan penyimpanan limbah yang perlu diperbaiki. Inovasi log book digital sederhana terbukti meningkatkan akurasi pencatatan dan efektivitas pengelolaan. Kesimpulannya, keberhasilan pengelolaan B3 tidak hanya bergantung pada regulasi dan sarana, tetapi juga pada komitmen dan kepatuhan seluruh pihak terkait, sehingga mendukung kualitas pelayanan rumah sakit dan keamanan lingkungan.
Copyrights © 2025