Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2022, yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu faktor penyebab stunting adalah kurangnya pemahaman keluarga mengenai kesehatan reproduksi dan gizi ibu sejak masa kehamilan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan gizi keluarga sebagai upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, dengan melibatkan 30 keluarga yang memiliki ibu hamil. Metode pelaksanaan mencakup tahap perencanaan, edukasi melalui penyuluhan interaktif dan simulasi praktik, serta pendampingan keluarga. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test menggunakan kuesioner, serta observasi praktik keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait kesehatan reproduksi dan gizi sebesar [xx%], serta peningkatan keterlibatan keluarga dalam mendukung ibu hamil melalui praktik penyusunan menu gizi seimbang dan peran aktif suami. Program ini membuktikan bahwa edukasi berbasis keluarga dapat menjadi strategi efektif dalam upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
Copyrights © 2025