Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Jatibening. Data awal menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mengalami kadar hemoglobin di bawah normal, yang berisiko terhadap kesehatan ibu dan janin. Upaya pencegahan melalui edukasi gizi dan suplementasi zat besi diharapkan mampu menekan angka kejadian anemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi nutrisi dan pemberian suplementasi zat besi dalam mencegah anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jatibening. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest without control group. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester II–III yang berkunjung ke Puskesmas Jatibening sebanyak 40 orang, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa edukasi gizi mengenai pentingnya zat besi dan asam folat, disertai suplementasi tablet Fe selama 3 bulan. Data kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil setelah intervensi, dari 10,2 g/dL menjadi 11,8 g/dL (p < 0,05). Distribusi frekuensi juga menunjukkan penurunan proporsi ibu hamil yang mengalami anemia dari 56,7% menjadi 23,3%. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi gizi yang terarah, ditambah suplementasi zat besi tepat guna, efektif dalam menurunkan prevalensi anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jatibening. Kesimpulan: Edukasi nutrisi dan suplementasi zat besi berpengaruh positif terhadap peningkatan kadar hemoglobin dan pencegahan anemia pada ibu hamil. Disarankan agar Puskesmas Jatibening meningkatkan program konseling gizi dan memperkuat pemantauan kepatuhan konsumsi suplemen pada ibu hamil, serta melibatkan keluarga dalam mendukung penerapan pola makan sehat.
Copyrights © 2025