Pengabdian ini bertujuan untuk 1) menemukan model penerapan pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) sebagai sarana mewujudkan asta cita kedua, ketiga, dan keempat menuju Indonesia Emas 2045; 2) mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kurang berkembangnya UMKM di Desa Bolon; 3) menemukan solusi-solusi apa saja yang dapat dilakukan guna mengembangkan UMKM di Desa Bolon, Colomadu, Karanganyar; dan 4) menemukan model pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan UMKM untuk mewujudkan asta cita menuju Indonesia emas 2045. Metode pengabdian yang dipakai adalah dengan menggunakan Participatory Action Research (PAR) yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Karena pemberdayaan harus selalu memenuhi kebutuhan dan penyelesaian masalah yang ada di tengah-tengah masyarakat. Pemberdayaan kaum perempuan dalam pengelolaan. UMKM ini menunjukkan adanya kesetaraan gender. Banyak kegiatan atau pekerjaan yang bisa dilakukan oleh ibu-ibu atau kaum perempuan yang tidak kalah dilakukan oleh kaum laki-laki karena sifat pekerjaan itu yang membutuhkan ketekunan, ketelitian, dan sebagainya. Dengan tumbuh dan berkembangnya UMKM-UMKM maka membuka lapangan pekerjaan baru yang bisa mengatasi pengangguran di desa Bolon, Colomadu, Karanganya. Hal ini akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan taraf hidup warga sekitar sehingga bisa mengatasi perekonomian yang mereka hadapi.
Copyrights © 2025