Batik sebagai warisan budaya Indonesia adalah seni rupa terapan yang bukan hanya indah tetapi juga sarat makna filosofis, simbolik, dan kultural, dengan setiap daerah memiliki motif khas yang menjadi identitas lokal sekaligus medium ekspresi budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk struktur visual motif batik karya Muhammad Farizky Afdillah dalam batik Joyo Harjo Sidoarjo serta menganalisis penerapan pandangan estetika Theodor W. Adorno dalam memahami karya tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan estetika kritis. Data dikumpulkan melalui observasi visual, wawancara dengan perancang batik, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif batik yang diciptakan oleh Muhammad Farizky Afdillah memiliki struktur visual yang harmonis, menggabungkan elemen geometris dan organik yang sarat makna simbolik lokal. Dalam perspektif estetika Adorno, karya batik ini dapat dipahami sebagai bentuk ekspresi otonom yang tetap mempertahankan nilai-nilai budaya di tengah arus komodifikasi. Meskipun sebagian produksi batik dijadikan seragam, nilai estetika dan kritik sosial tetap dapat ditelusuri melalui pemaknaan simbolik dalam motif-motifnya. Dengan demikian, batik Joyo Harjo dapat dilihat sebagai bentuk seni yang berada dalam dialektika antara tradisi, modernitas, dan industri budaya.
Copyrights © 2025