Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Optimalisasi Estetika Kampung Ilmu di Desa Sered, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, sebagai sarana edukasi dan informasi bagi masyarakat. Program ini dirancang untuk menjawab permasalahan rendahnya literasi, kurangnya kesadaran lingkungan, serta belum optimalnya fungsi Kampung Ilmu sebagai pusat pembelajaran berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang menekankan pada penggalian dan pemanfaatan aset lokal melalui partisipasi aktif masyarakat. Pelaksanaan kegiatan meliputi pembuatan dan penataan pojok baca, pemasangan plang informasi edukatif mengenai pengelolaan sampah, serta penanaman bibit sayuran. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan estetika lingkungan, tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi dan kebersihan lingkungan, serta penguatan kemandirian pangan melalui pemanfaatan pekarangan. Keterlibatan masyarakat dalam setiap tahap pelaksanaan terbukti menumbuhkan rasa kepemilikan sehingga program dapat berkelanjutan meskipun kegiatan KKN telah berakhir. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan fisik Kampung Ilmu, tetapi juga memperkuat peranannya sebagai ruang edukasi, informasi, dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025