Kelompok lansia di dusun Blibar, desa Ngrendeng, kecamatan Ngawi memiliki waktu luang yang cukup dan pengalaman hidup yang kaya, namun belum sepenuhnya dioptimalkan. Posyandu Lansia Mugi Rahayu sebagai mitra dalam kegiatan belum memiliki program pemberdayaan yang mendorong lansia untuk tetap aktif dan produktif. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam mengolah makanan lokal, khususnya tape singkong, melalui pelatihan membuat puding tape singkong. Metode yang digunakan adalah pendekatan service learning dengan tahapan penilaian kebutuhan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi sederhana. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa lansia memiliki minat dan antusiasme yang tinggi dalam berpartisipasi pada kegiatan, memahami manfaat kesehatan dari tape singkong, dan termotivasi untuk mencoba resep-resep tersebut di rumah. Kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif pada aspek psikologis dan pemahaman lansia mengenai penggunaan bahan-bahan lokal yang sehat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan berhasil mendorong lansia untuk tetap aktif, produktif, dan lebih kreatif dalam mengolah bahan lokal. Ke depan, program ini berpotensi dikembangkan dengan praktik langsung serta inovasi produk olahan lain guna mendukung kemandirian lansia dan memperluas potensi ekonomi keluarga.
Copyrights © 2025