Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media animasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di UPTD SD Negeri 122384 Pematangsiantar, yang ditunjukkan oleh hasil observasi dan nilai sumatif sebelumnya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen tipe One-Group Pre-test Post-test Design. Instrumen penelitian berupa 10 soal esai yang telah divalidasi oleh ahli, kemudian diberikan dalam bentuk pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa dari 62,7 (kategori cukup kritis) pada pre-test menjadi 81,9 (kategori kritis) pada post-test. Uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media animasi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Media animasi efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif dalam membantu siswa memahami konsep abstrak secara lebih konkret, menarik, dan interaktif, khususnya pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2025