Abstract. Poverty remains a major challenge in improving social welfare in Indonesia. The government launched the Family Hope Program (PKH) to support low-income families through financial assistance and financial management training to achieve economic independence. This community service activity aims to enhance financial literacy and budgeting skills among PKH beneficiaries in Waysidomukti Village, South Lampung. The implementation method employed Participatory Action Research (PAR) through counseling, simulations, mentoring, and group discussions. Participants were taught to create budgets, record expenses, and allocate funds. The results showed increased understanding of financial planning, as evidenced by habits of recording expenses and setting aside savings, supporting financial independence and reducing reliance on PKH assistance. Abstrak. Kemiskinan menjadi tantangan besar dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di Indonesia. Pemerintah meluncurkan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk mendukung keluarga berpenghasilan rendah melalui bantuan keuangan dan pelatihan pengelolaan keuangan guna mencapai kemandirian ekonomi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan pengelolaan anggaran keluarga penerima PKH di Desa Waysidomukti, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Research (PAR) melalui konseling, simulasi, pendampingan, dan diskusi. Peserta belajar menyusun anggaran, mencatat pengeluaran, dan mengalokasikan dana. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam perencanaan keuangan, terlihat dari kebiasaan mencatat pengeluaran dan menyisihkan tabungan, sehingga mendukung kemandirian keuangan serta pengurangan ketergantungan pada PKH.
Copyrights © 2025