Pantun termasuk dari bentuk puisi lama yang mempunyai batasan tertentu pada aturan bunyi, banyaknya larik dan baris, banyaknya suku kata. Pantun yang merupakan puisi lama berasal dari sastra Melayu. Namun, variasi dari pantun ini menyebar ke seluruh Indonesia. Diantaranya, pantun dari Jawa Barat, Jakarta, parikan dari Jawa Tengah, panton dari Sulawesi, wewangsalan dari Bali, dan masih banyak lagi. Hingga saat ini pantun sering digunakan dalam acara-acara resmi dan diucapkan saat membuka atau menutup suatu acara. Hal ini menandakan pantun sudah banyak dikenal oleh masyarakat baik muda ataupun tua. Namun, pantun yang diucapkan kadang tidak sesuai dengan aturan pantun itu sendiri, misalnya hanya terdiri dari 2 baris, atau tidak bersajak abab. Membuat pantun sebetulnya tidak terlalu sulit, jika dilakukan secara rutin. Misalnya, satu hari menulis satu pantun untuk dijadikan semangat dalam berkarya, dalam memulai aktivitas, atau untuk menyapa orang terdekat. Adapun dalam pencarian data pada pengabdian Masyarakat ini menggunakan teknik atau metode pembacaan pantun, tanya-jawab,diskusi, dan apresiasi pantun. Teknik atau metode yang digunakan dianggap tepat dan efektif pada pengabdian masyarakat ini.
Copyrights © 2025