Hospitalisasi adalah keadaan yang menyebabkan seorang anak harus tinggal di rumah sakit. Respon anak terhadap hospitalisasi dipengaruhi oleh tahapan usia perkembangan. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah terapi bermain. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan plastisin sebagai media utama terapi bermain, yang tidak hanya efektif menurunkan kecemasan tetapi juga memberikan manfaat tambahan bagi perkembangan motorik halus, kreativitas, dan ekspresi emosi anak, serta menjadi kontribusi ilmiah pertama di Gorontalo dalam konteks hospitalisasi anak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terapi bermain plastisin terhadap penurunan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah (3–6 tahun) di ruang perawatan anak RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh anak prasekolah yang dirawat di ruang perawatan anak, dengan sampel sebanyak 30 responden menggunakan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian melalui uji Wilcoxon menunjukkan nilai P-value = 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan terapi bermain plastisin terhadap penurunan kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah. Kesimpulan terdapat pengaruh terapi bermain plastisin terhadap penurunan kecemasan hospitalisasi.
Copyrights © 2025