Edukasi kesehatan yang disampaikan melalui media visual berbahasa lokal dapat menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien mengenai pengelolaan penyakit kronis seperti diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan penderita diabetes melitus terhadap edukasi pola makan dan kontrol gula darah melalui video berbahasa Gorontalo di wilayah kerja Puskesmas Kabila Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 351 penderita diabetes melitus, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 78 responden. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner yang terdiri dari sejumlah pertanyaan dan pernyataan terkait pengetahuan tentang pola makan dan kontrol gula darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Kabila memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai pola makan dan kontrol gula darah setelah diberikan edukasi menggunakan video berbahasa Gorontalo. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media edukasi berbasis budaya lokal dapat mendukung peningkatan pemahaman pasien dalam pengelolaan penyakit. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi Puskesmas Kabila dalam mengembangkan strategi edukasi yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Copyrights © 2025