JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA
Vol 4 No 3 (2025): Juli

Peningkatan Higiene dan Sanitasi Proses Produksi Jamu “Golden Milk” di Buana Al-Faza PCNA Rawalo, Banyumas, Jawa Tengah

Diniatik, Diniatik (Unknown)
Astuti, Ika Yuni (Unknown)
Annisa, Rully (Unknown)
Rusman, Ade (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2025

Abstract

Latar belakang: Rawalo merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Banyumas yang memiliki banyak pelaku usaha rumahan yang memproduksi makanan dan minuman. Salah satunya Buana Al-Faza milik Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyah (PCNA) Rawalo yang memproduksi minuman jamu susu “Golden MilK”. Minuman jamu “Golden Milk” memiliki 4 varian rasa yaitu: original, teh, kayu manis dan lemon. Proses produksi masih menggunakan peralatan produksi sederhana. Tujuan: Untuk meningkatkan higiene dan sanitasi proses produksi minuman jamu “Golden Milk” Buana Al-Faza PCNA Rawalo. Metode: Presentasi penyampaian materi, diskusi pendalaman materi dan praktek. Dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil: Hasil kegiatan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan anggota kelompok dengan nilai pre-test (59,375±8,634), nilai post-test (81,25±4,432) (p= 0,001). Kesimpulan: Pelatihan peningkatan higiene dan sanitasi proses produksi jamu  susu “Golden Milk” Buana Al-Faza PCNA Rawalo mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Kata kunci: banyumas, higiene, sanitasi, jamu _________________________________________________________________________ Abstract Background: Rawalo is a sub-district in Banyumas Regency, where many home-based businesses produce food and beverages. One of them is Buana Al-Faza, owned by the Nasyiatul Aisyah Branch (PCNA) Rawalo, which produces the herbal milk drink "Golden Milk". The herbal drink "Golden Milk" has four flavors: original, tea, cinnamon, and lemon. The production process still uses simple production equipment. Objective: To improve hygiene and sanitation in the production process of the herbal drink "Golden Milk" Buana Al-Faza PCNA Rawalo. Method: Presentation of material delivery, in-depth discussion of the material, and practice. Pre-test and post-test were conducted to measure the increase in participants' knowledge. Result: The training activities increased the knowledge of group members from pre-test scores (59.375±8.634) to post-test scores (81.25±4.432) (p= 0.001). Conclusion: The training on improving hygiene and sanitation in the production process of Buana Al-Faza PCNA Rawalo's "Golden Milk" herbal medicine (jamu) improved participants' knowledge and skills. Keywords: banyumas, hygiene, sanitation, herbal medicine

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jipmi

Publisher

Subject

Humanities Education Health Professions Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JIPMI) mewadahi publikasi kegiatan pengabdian masyarakat dan temuan inovasi teknologi terapan diutamakan yang berhubungan dengan bidang ...