Penerapan teknologi budidaya kopi organik dengan memanfaatkan pupuk guano dari kotoran walet sangat perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi kopi organik khususnya pada masyarakat petani kopi di Kabupaten Rejang Lebong. Tujuan kegiatan adalah untuk melakukan pemberdayaan masyarakat petani kopi dengan cara memberikan pengetahuan dan keterampilan budidaya tanaman kopi organik dengan memanfaatkan pupuk guano kotoran walet. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai November 2024. Sasaran pengabdian yaitu Kelompok Tani Batang Manggus merupakan kelompok tani yang potensial dan aktif dalam melakukan budidaya tanaman kopi. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan meliputi : kegiatan penyuluhan tentang budidaya kopi organik dan manfaat pupuk guano, kegiatan praktek langsung cara aplikasi pupuk guano, dan kegiatan evaluasi dengan menyebarkan kuesioner untuk melihat tingkat ketertarikan kelompok sasaran terhadap teknologi yang dikenalterapkan. Kegiatan penyuluhan dan praktek penggunaan pupuk guano diikuti semua anggota kelompok tani dengan serius dan antusias. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa anggota Kelompok Tani Batang Manggus semakin memahami keuntungan baik secara ekonomi dan ekologi dari teknologi budidaya kopi secara organik. Kelompok tani sasaran memahami sistem budidaya kopi organik dan dapat melakukan aplikasi pupuk guano kotoran walet pada tanaman kopi. Kelompok tani sasaran sepakat dan antusias untuk menerapkan budidaya kopi organik dengan menggunakan pupuk kompos kotoran walet.
Copyrights © 2025