Postur kerja yang tidak ergonomis dapat meningkatkan risiko kelelahan dan cedera pada pekerja, terutama di stasiun loading ramp saat pengambilan Tandan Buah Sawit (TBS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko postur kerja menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) di PTPN IV PKS Tanjung Seumantoh. Berdasarkan hasil analisis, skor REBA yang diperoleh adalah 7, yang masuk dalam kategori risiko ‘sedang’ dan membutuhkan perbaikan. Penilaian dilakukan terhadap enam variabel utama, yaitu leher, batang tubuh, kaki, lengan atas, lengan bawah, dan pergelangan tangan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh variabel memberikan kontribusi terhadap tingginya skor REBA. Untuk mengurangi risiko kelelahan dan mencapai skor 0, diperlukan perbaikan dalam aktivitas kerja di loading ramp, termasuk penyesuaian postur kerja, desain alat kerja, dan pelatihan ergonomi bagi pekerja. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja, serta efisiensi operasional perusahaan.
Copyrights © 2025