Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analysis Of Service Quality Level Using Service Quality (Servqual) And SWOT Methods For Increasing Customer Satisfaction Nasution, Alya Salsabila; Nadya, Yusri; Pramanda, Ryan
Jurnal Teknologi Vol 16, No 2 (2024): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.16.2.291-300

Abstract

PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Langsa is one of the implementing sub-units under the Customer Service Implementation Unit (UP3). The increase in the amount of electricity consumption is soaring high and fast, this has made the standard level of community satisfaction higher as a result of the increasing income of a modern society. A service is considered satisfactory if the service can meet the desires, expectations and needs of customers. The purpose of this study was to determine the gap between customer expectations and perceptions about the services of PT PLN ULP Langsa and the order of priority for service quality improvement that must be corrected first. One of the methods used to measure service quality is the Service Quality (Servqual) method. The results of calculating the servqual value obtained a gap value with all statement items, namely -2.23, this indicates that the services provided by PLN are currently still unable to provide optimal service to customers. Based on measurements of the 5 dimensions of Servqual, the results show that the five dimensions of service quality have values below 0 in order of priority for improvement, namely the Reliability dimension with a gap of -1.01, the Responsiveness dimension with a gap of -0.86, the Tangible dimension) with a gap of -0.62, the Assurance dimension with a gap of -0.56, and the Empathy dimension with a gap of -0.55. Based on the results of the SWOT analysis, the main improvement strategy proposed is the SO (Strength - Opportunity) strategy.
PENGEMBANGAN SOFT SKILL PEMUDA DALAM DESAIN GRAFIS DAN KONTEN VIDIO POSITIF GUNA MENINGKATKAN KREATIVITAS SDM BERBASIS PRODUK DI DESA WISATA CINTA RAJA Novianda, Novianda; Fadillah, Nurul; Akram, Rizallul; Pramanda, Ryan; Sabardi, Wiky
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v2i1.9772

Abstract

Cinta Raja village is located in the East Langsa sub-district of Langsa city, has beautiful natural potential and is dubbed as a tourist village. Village youth utilize this situation by improving skills in graphic design such as making posters, invitations, flayers and videos that can be uploaded on YouTube and print social media. Participants in this activity were 15 village youth with each division of graphic design 8 people and video content 7 people, the results of this activity were to produce youth who were able to make graphic design and video editing using the canva and capcut applications. The youth were very enthusiastic about participating in the activity. After this activity, it is hoped that they will remain enthusiastic and improve their quality and later from the skills possessed by each youth, they can become entrepreneurial opportunities both personally and in groups. The results of the activity stated that all 15 participants were able to use the canva and capcut applications for graphic design and video content
PENGEMBANGAN ALAT PENGERING TERASI DI KAMPUNG BAROH LANGSA UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT Syntia, Rita; Zulfri, Muhammad; Isra, Muhammad; Pramanda, Ryan; Amanda, Muhammad Seftian
Jurnal Vokasi Vol 8, No 1 (2024): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i1.4573

Abstract

Pengeringan terasi merupakan salah satu langkah penting dalam produksi terasi, produk olahan tradisional yang menjadi mata pencaharian utama bagi masyarakat Kampung Baroh, Langsa. Namun, metode pengeringan tradisional yang digunakan oleh masyarakat seringkali tidak efisien, memakan waktu lama, dan kurang higienis. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan alat pengering terasi yang sederhana, efisien, dan mudah digunakan oleh masyarakat Kampung Baroh dengan tujuan meningkatkan kualitas produksi dan pemberdayaan ekonomi lokal. Baroh Langsa Lama, Kec Langsa Lama, Kota Langsa. Metode pengembangan alat pengering terasi melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Tim pengabdian bekerja sama dengan masyarakat Kampung Baroh dalam merancang, menguji, dan memperbaiki prototipe alat pengering terasi. Alat ini didesain agar sesuai dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat, serta memenuhi standar keamanan pangan dan sanitasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan alat pengering terasi yang dikembangkan telah menghasilkan terasi dengan kualitas yang baik dalam hal tekstur, rasa, dan kebersihan. Selain itu, alat ini juga mempercepat proses pengeringan yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari menjadi hanya dalam waktu 8 jam saja. Dampak positif keberadaan alat adalah peningkatan produktifitas masyarakat Kampung Baroh yang dapat memasok terasi lebih cepat ke pasar lokal dan regional. 
Pengukuran Kinerja Produktivitas Perspektif Keuangan Pada Pt. Pupuk Iskandar Muda (Pim) Aceh Utara Dewiyana; Pramanda, Ryan; Sabardi, Wiky
Jurnal Industri Samudra Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v1i2.2986

Abstract

Balanced Scorecard adalah salah satu alternatife pengukuran kinerja yang bertujuan menggabungkan ukuran kinerja keuangan dan non keuangan. Terdapat empat aspek yaitu perspektif keuangan, perspektif konsumen, perspektif proses bisnis internal, perspektif pertumbuhan dan pembelajaran kinerja PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh Utara. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari laporan keuangan, data karyawan, data pelanggan, data proses produksi pupuk dan kuesioner dari laporan tahunan PT. Pupuk Iskandar Muda periode tahun 2009, 2010, 2011. Populasinya adalah seluruh pelanggan dan karyawan PT. Pupuk Iskandar Muda, sedangkan sampel yang diambil masing-masing adalah 38 responden untuk pelanggan dan karyawan. Hasil kuesioner tersebut telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 16 untuk menentukan skor tingkat kepuasan pelanggan dan karyawan menggunakan interval skala likert. dan rumusan-rumusan Balanced Scorecard. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja PT. Pupuk Iskandar Muda dengan menggunakan konsep Balanced Scorecard. Dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa perspektif keuangan mengalami peningkatan untuk mencapai laba optimal adalah skor A
Bagian Belakang Untuk Lansia Rancangan Desain Sandaran Sepeda Motor Pramanda, Ryan; Dewiyana; Dewi, Dyah Santhi
Jurnal Industri Samudra Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v1i2.2990

Abstract

Transportasi adalah usaha pemindahan atau pergerakan orang maupun barang dari lokasi asal ke lokasi tujuan untuk keperluan tertentu dengan mempergunakan moda transportasi tertentu. Peningkatan kendaraan pribadi juga disebabkan oleh kepemilikan kendaraan pribadi yang mudah didapatkan oleh semua kalangan dengan adanya penawaran berupa fasilitas kredit bagi ekonomi rendah. Data dari BPS Kota Surabaya tahun 2010 terlihat sekitar 187.955 penduduk yang umur 60-75 tahun ke atas, hal ini terlihat bahwa penduduk yang umur lansia cukup tinggi. Dan halnya akan mengkaji pada perspektif terhadap penumpang transpotasi yang dibutuhkan oleh lansia. Transportasi yang akan dibahas adalah tranportasi untuk membantu masyarakat yang usia tua atau lansia atau juga disebut manula. Karena pada usia tua sangat banyak membutuhkan pertolongan saat akan dibawa ke rumah sakit karena lansia tidak mampu melakukanya sendiri. Pada kehidupan lansia akan dijumpai tahapan dimana kemampuan kognitifnya akan menurun. Berdasarkan hasil analisis pengamatan, para lansia para Lansia memiliki sakit dan butuh perawatan yang intensif. Saat berpindah para Lansia butuh dituntun oleh orang lain karena kondisi fisik yang lemah. Para Lansia pada umumnya juga tidak ingin merepotkan orang lain walaupun kondisi mereka butuh perhatian. Dengan biaya yang murah masyakarat dapat memiliki produk ini, sehingga dapat memberi kenyamanan saat memerlukan tranportasi untuk lansia. hasil penelitian ini adalah bahan yang di desain relatif aman dan nyaman serta dapat dibongkar pasang, ukuran yang didesain sesuai dengan data anthropometri lansia, dengan metode QFD dalam perakitannya produk lansia lebih baik bila dibandingkan dengan produk yang sudah ada tapi untuk anak-anak,sedangakan diluar negeri relatif lebih mahal, alat ini tidak hanya dapat digunakan oleh para lansia, dapat juga digunakan oleh para penyandang cacat
ANALISIS KINERJA DAN PRODUKTIVITAS DENGAN METODE BALANCED SCORECARD PADA PT PUPUK ISKANDAR MUDA (PIM) ACEH UTARA Pramanda, Ryan; Dewiyana
Jurnal Industri Samudra Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balanced Scorecard adalah salah satu alternatife pengukuran kinerja yang bertujuan menggabungkan ukuran kinerja keuangan dan non keuangan. Data primer diperoleh dari laporan keuangan, data karyawan, data pelanggan, data proses produksi pupuk dan kuesioner dari laporan tahunan PT PIM. Populasinya adalah seluruh pelanggan dan karyawan PT PIM, sedangkan sampel yang diambil masing-masing adalah 38 responden untuk pelanggan dan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja PT PIM dengan menggunakan konsep Balanced Scorecard. Dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa perspektif keuangan mengalami peningkatan untuk mencapai laba optimal adalah skor A. Perspektif konsumen tidak dapat meningkatkan market share yaitu skor C. Perspektif bisnis internal menggunakan rasio layanan purna menunjukkan peningkatan efektivitas, efisiensi dan ketepatan proses transaksi yaitu skor A. Kemudian, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan menunjukkan peningkatan produktifitas karyawan hal ini mempengaruhi peningkatan tingkat kepuasan karyawan yang menghasilkan kategori baik yaitu skor B
Analisis Potensi Bahaya pada Stasiun Sterilizer di PTPN IV PKS Tanjung Seumantoh Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) Dewiyana; Pramanda, Ryan; Nurmalawati; Saragih, Hanna Amani Fadilah
Industrial & System Engineering Journals (ISEJOU) Vol. 3 No. 1 (2024): ISEJOU, Vol 3, No 1 Desember 2024
Publisher : Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/isejou.v3i1.724

Abstract

This study aims to identify potential hazards at the sterilizer station in PTPN IV using the Job Safety Analysis (JSA) method. This method is applied to identify potential hazards in each work process at the sterilizer station. The analysis results show that the highest hazard potential occurs in two processes: during the sterilization of Fresh Fruit Bunches (FFB) with a risk score of 5, and when opening the sterilizer door after sterilization is complete, with a risk score of 15. These two processes require further control measures. Additionally, analysis was carried out on six other processes, including floor cleaning in the sterilizer area, pulling the cart using a capstan, adding and releasing steam at peak 1, peak 2, and peak 3 during sterilization, and attaching the capstan rope to the hook at the end of the cart. Therefore, optimal control efforts are needed during the FFB sterilization process and the opening of the sterilizer door to minimize hazard risks to a low level.
EVALUASI POSTUR KERJA PADA STASIUN LOADING RAMP DI PTPN UNIT TANJUNG SEUMANTOH MENGGUNAKAN METODE REBA (RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT) Pramanda, Ryan; nurmalawati; Dewiyana; Antika Zebua, Sukri
Industrial & System Engineering Journals (ISEJOU) Vol. 3 No. 2 (2025): ISEJOU, Vol 3, No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Postur kerja yang tidak ergonomis dapat meningkatkan risiko kelelahan dan cedera pada pekerja, terutama di stasiun loading ramp saat pengambilan Tandan Buah Sawit (TBS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko postur kerja menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) di PTPN IV PKS Tanjung Seumantoh. Berdasarkan hasil analisis, skor REBA yang diperoleh adalah 7, yang masuk dalam kategori risiko ‘sedang’ dan membutuhkan perbaikan. Penilaian dilakukan terhadap enam variabel utama, yaitu leher, batang tubuh, kaki, lengan atas, lengan bawah, dan pergelangan tangan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh variabel memberikan kontribusi terhadap tingginya skor REBA. Untuk mengurangi risiko kelelahan dan mencapai skor 0, diperlukan perbaikan dalam aktivitas kerja di loading ramp, termasuk penyesuaian postur kerja, desain alat kerja, dan pelatihan ergonomi bagi pekerja. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja, serta efisiensi operasional perusahaan.
Reindustrializing Indonesia: Human Capital, Innovation, and Entrepreneurial Growth in a Changing Industrial Landscape Pramanda, Ryan
Journal of Economic Growth and Development Review Volume 2 Issue 2 September 2025
Publisher : Professorline

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/jegar.vi.24

Abstract

As emerging economies grapple with post-pandemic recovery and long-term development challenges, the call to "reindustrialize" has gained renewed attention. This paper examines how human capital, technological innovation, and entrepreneurship function as core drivers of industrial transformation, using Indonesia as a case example. Drawing on literature review and policy analysis, it highlights how workforce readiness, innovation ecosystems, and entrepreneurial infrastructure interact within national strategies. While Indonesia has launched bold initiatives in industrial downstreaming, vocational education, and SME digitization, its efforts are constrained by institutional fragmentation, skills mismatches, and uneven regional development. The study argues that successful reindustrialization in emerging economies requires an integrated, people-centered approach one that connects talent with technology and local innovation with global competitiveness. It concludes by offering policy recommendations to align human development, technological capability, and entrepreneurship in support of sustainable and inclusive industrial growth
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU UNTUK MENGOPTIMALKAN PENGELOLAAN TANDAN BUAH SEGAR (TBS) MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PADA PTPN IV PKS TANJUNG SEUMANTOH Pramanda, Ryan; Nurmalawati; Dewiyana; Panjaitan, Julpan Afandi
Industrial & System Engineering Journals (ISEJOU) Vol. 3 No. 1 (2024): ISEJOU, Vol 3, No 1 Desember 2024
Publisher : Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/isejou.v3i1.720

Abstract

This study aims to optimize the amount of raw material inventory at PTPN IV Regional 6 PKS Tanjung Seumantoh using the Economic Order Quantity (EOQ) method. Based on raw material inventory data during the period January-October 2024, it is known that the initial raw material inventory of 667 tons is far from optimal. Through analysis using the EOQ method, it was found that the optimal amount of raw material inventory is 903 tons. The implementation of this method is expected to increase the efficiency of raw material inventory management by reducing the risk of shortages or excess stock, as well as reducing related operational costs. Thus, the company can improve operational performance and the sustainability of its production process.