Asesmen sumatif berfungsi untuk mengukur capaian siswa setelah menyelesaikan suatu materi pembelajaran. Diperlukan analisis butir soal untuk memastikan instrumen berkualitas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kualitas butir soal pada asesmen sumatif materi peta, penginderaan jauh, dan sistem informasi geografis. Penelitian ini termasuk jenis kuantitatif deskriptif yang dipilih dengan teknik purposive sampling pada 34 siswa kelas X di salah satu SMA Negeri di Malang. Data diperoleh melalui studi dokumentasi instrumen asesmen dan jawaban siswa, teknik analisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, indeks kesukaran, daya beda, dan efektivitas distraktor. Hasil menunjukkan 84% butir soal valid dan reliabilitas 0,76 (reliabel). Tingkat kesukaran soal didominasi kategori sedang 88%. Daya beda butir soal optimal sebesar 88% item, sedangkan efektivitas distraktor berfungsi pada 68%. Profil pemahaman siswa menunjukkan bahwa materi peta memiliki rata-rata dan nilai tertinggi dibandingkan penginderaan jauh dan SIG. Secara keseluruhan, asesmen sumatif geografi telah memenuhi standar kualitas instrumen meskipun diperlukan revisi pada butir soal yang bermasalah untuk meningkatkan akurasi penilaian dimasa mendatang. Penelitian ini memberikan kerangka kuantitatif yang dapat diadopsi oleh guru untuk meninjau dan merevisi butir soal, serta mendorong penerapan analisis butir soal secara rutin guna meningkatkan efektivitas penilaian pembelajaran geografi.
Copyrights © 2025