Era disrupsi, yang ditandai dengan perubahan cepat dalam teknologi, budaya, dan sosial, juga memiliki dampak signifikan pada pondok pesantren. meskipun berbasis pada tradisi, pesantren memiliki potensi untuk bertahan dan bahkan berkembang pada era disrupsi salahsatunya adalah dengan melakukan transformasi kurikulum dan sistem pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pondok pesantren yang melakukan tranformasi kurikulum dan sistem pembelajaran di era disrupsi. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif untuk memahami dan menjelaskan fenomena sosial, budaya, atau perilaku dari perspektif yang mendalam dan komprehensif. Metode ini fokus pada menggambarkan dan memahami makna di balik data yang dikumpulkan, tanpa berusaha untuk mengukur atau menguji hipotesis secara statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa transformasi yang dilakukan pondok pesantren salaf dianaranya penyusunan visi dan misi serta standar lulusan, penyusunan program dan standar lulusan, menambah muatan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan zaman, dan menyusun jadwal harian dan kegiatan secara rinci dan teratur.
Copyrights © 2024