Penelitian ini mengeksplorasi lingkaran kekerasan terhadap anak di dalam masyarakat Manggarai dengan pertanyaan kunci, bagaimana kecenderungan fenomena kekerasan terhadap anak dan apakah akar masalah dari fenomena tersebut? Pertanyaan ini dijawab melalui penelitian mix method, kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa: secara kuantitatif angka kejadian kekerasan terhadap anak sangatlah tinggi pada setiap jenis kekerasan yang ada. Pelakunya adalah orang dewasa yang akrab dengan kehidupan anak. Pelaku umumnya pernah mengalami trauma kekerasan di masa kecilnya. Karena itu ada mata rantai dan pewarisan kekerasan dari generasi ke generasi. Hal ini makin diperkuat oleh tradisi Manggarai yang memposisikan anak sebagai objek orang dewasa.
Copyrights © 2017