Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi pencegahan bullying dan kekerasan seksual di SMP Negeri 3 Saketi, Pandeglang, Banten. Lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman sangat penting bagi perkembangan siswa, namun fenomena bullying dan kekerasan seksual masih umum terjadi. Penggunaan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pre-test post-test memungkinkan pengukuran perubahan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada 13 Agustus 2025 melibatkan 30 siswa kelas IX dan terdiri dari pre-test, penyampaian materi secara interaktif, serta post-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai definisi, tanda, dampak, serta cara pencegahan dan pelaporan bullying, dengan rata-rata skor post-test mencapai 93,4% dibandingkan 68,6% pada pre-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi edukatif efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai kekerasan di sekolah. Kegiatan pengabdian ini merekomendasikan keberlanjutan program sosialisasi yang melibatkan guru, orang tua, dan kebijakan sekolah untuk menciptakan budaya anti-bullying yang berkesinambungan.
Copyrights © 2025