Dedak padi memiliki keterbatasan apabila langsung digunakan sebagai pakan ternak sehingga perlu diolah terlebih dahulu. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kandungan protein dan menurunkan serat kasar pada dedak padi sehingga dapat dijadikan pakan alternatif untuk menurunkan biaya pakan dan meningkatkan pendapatan peternak. Kegiatan pemberdayaan desa binaan (PDB) dilaksanakan di Desa Sukanagalih, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Program PDB dilaksanakan secara periodik mulai bulan Juni 2025 sampai dengan Desember 2025. Mitra sasaran kegiatan ini adalah Kelompok Megar Bebek Cihateup. Kegiatan PDB dilaksanakan menggunakan berbagai metode yaitu penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan penerapan teknologi amofer. Evaluasi kegiatan menggunakan metode pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan, keterampilan, aksesibilitas, dan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan penerapan teknologi tepat guna dedak padi amofer mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, aksesibilitas, dan pendapatan mitra sampai dengan 40-60% dibandingkan sebelum kegiatan. Adapun produk dedak padi amofer ini dapat dijadikan sebagai pakan alternatif karena mampu menurunkan biaya pakan sampai dengan 50%. Program ini dapat dilaksanakan secara berkala dan dilakukan komersialisasi produk pakan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Dengan demikian luaran dari kegiatan ini dapat berkontribusi mewujudkan ketahanan pangan dan ekonomi lokal di Desa Sukanagalih.
Copyrights © 2025