Kemampuan seseorang untuk menerima segala kelemahan dan kelebihannya, menjadi mandiri, menjalin suatu hubungan dengan sifat positif dengan orang yang lain, menguasai lingkungannya, memiliki tujuan dari hidup, dan berkembang lebih baik dikenal sebagai kesejahteraan psikologis. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk bisa mengetahui hubungan antara job insecurity dengan kesejahteraan psikologis dari karyawan outsourcing property di PT. X Lampung. Alat ukur yang digunakan mencakup skala Ryff Scale of Psychology Well-Being (RSPWB), yang diciptakan oleh Ryff dan terdiri dari 45 item, serta skala job insecurity, yang didasarkan dengan beragam aspek yang dikemukakan oleh (Greenhalgh & Rosenblatt, 2010) . Metode analisis data yang digunakan adalah kuantitatif. Hipotesis dan korelasi diuji dengan menggunakan program pengolahan data SPSS versi 25. Hasil penelitian ini memberi suatu petunjuk suatu hubungan yang secara nilai signifikan antara dua hal yakni pertama berupa job insecurity dan kedua berupa kesejahteraan di cakupan psikologis dari karyawan outsourcing property di PT. X Lampung. Dengan koefisien korelasi (r) sebesar -0,338, hubungan tersebut bersifat negatif, yang berarti bahwa semakin tinggi job insecurity semakin rendah kesejahteraan psikologis karyawan. Sebaliknya, semakin rendah job insecurity semakin tinggi dan baik kesejahteraan psikologis karyawan.
Copyrights © 2024