Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan diksi "Allah" dalam puisi yang dikarang oleh siswa kelas XI SMA Swasta Al-Washliyah 3 Medan, seiring dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang mengintegrasikan materi ajar sastra dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Secara konseptual, siswa SMA mampu menerapkan diksi "Allah" dalam teks puisi mereka, yang terbukti melalui data publikasi puisi yang telah diterbitkan di laman Notifikasi Facebook. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pemodelan yang melibatkan beberapa tahapan pembelajaran. Pada tahap pertama, siswa dikenalkan dengan konsep makna dan sinonim leksem "Allah" serta diarahkan untuk menyusun puisi melalui beberapa langkah praktis, termasuk penggunaan PowerPoint untuk visualisasi puisi. Selanjutnya, tahap kedua hingga kelima melibatkan siswa dalam pembuatan puisi dan publikasi melalui Facebook sebagai platform berbasis media sosial. Analisis dilakukan dengan meninjau penggunaan diksi "Allah" dalam teks puisi siswa dan peneliti, serta mengedit diksi yang tidak sesuai dengan estetika makna denotatif dan konotatif. Hasil penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran puisi yang berbasis nilai religius dan memberikan saran bagi penerapan teknik pemodelan dalam pembelajaran sastra di SMA. Luaran penelitian ini juga diarahkan pada publikasi jurnal Sinta 4 yang terkait dengan teks dakwah dan penggunaan diksi "Allah" secara tepat.
Copyrights © 2024