Salah isatu ikegiatan iuntuk imenumbuhkan ipotensi idan ipertumbuhan ianak-anak idi itahun-tahun iawal iadalah ipermainan isains. iAnak-anak iyang imempelajari isains ilebih imampu imengidentifikasi berbagai iobjek idan ikejadian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh metode eksperimen berbasis permainan sains terhadap keterampilan berpikir kritis anak-anak berusia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelompok B di TK Puspita Mojolangu, yang berjumlah 35 anak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Metode pengumpulan data yang diterapkan adalah observasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji Mann Whitney U. Dalam penelitian ini, nilai yang diuji adalah nilai pre-test-post-test dari kelompok kontrol dan nilai pre-test-post-test dari kelompok eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperimen dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis anak-anak berusia 5-6 tahun. Metode ini tidak hanya membantu anak memahami konsep sains, tetapi juga merangsang keterampilan analitis dan pemecahan masalah.
Copyrights © 2025