This study aims to examine the role of storytelling methods and the use of technological media in optimizing Christian Religious Education (PAK) learning. The research employed a library research design with a qualitative descriptive approach, which allowed the researcher to analyze in depth various literatures concerning the application of technology-based storytelling in the teaching and learning process. The findings indicate that integrating storytelling methods with technological media enhances students’ interest and motivation, fosters emotional engagement with the learning materials, and creates an interactive and meaningful learning experience. The use of narrative, visual, and interactive elements not only facilitates deeper understanding of the subject matter but also develops students’ critical, creative, and collaborative skills. Therefore, the implementation of technology-based storytelling emerges as an innovative and relevant strategy for Christian Religious Education in the digital era.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran metode cerita dan pemanfaatan media teknologi dalam mengoptimalkan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK). Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang memungkinkan peneliti menganalisis secara mendalam berbagai literatur terkait penerapan metode cerita berbasis teknologi dalam proses pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi metode cerita dengan media teknologi mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar peserta didik, membangun keterlibatan emosional dengan materi, serta menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan bermakna. Penggunaan elemen naratif, visual, dan interaktif tidak hanya membantu siswa memahami materi secara lebih mendalam, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Dengan demikian, penerapan metode cerita berbasis teknologi menjadi strategi inovatif yang relevan dalam konteks pendidikan agama Kristen di era digital.
Copyrights © 2025