Pendidikan di Indonesia masih sangat rendah. Hal tersebut dibuktikan oleh fakta hasil nilai uji kompetensi guru dengan nilai rerata 53,02 nilai profesional dengan rata-rata 54,77 dan nilai kompetensi pedagogik dengan rata-rata 48,94. sedangkan pemerintah menargetkan dengan nilai rata-rata 55. Dengan begitu, kinerja guru yang ada di Indonesia masih belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan supervisi pendidikan berbasis kolaborasi dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan kinerja guru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur, kepustakaan, jurnal, publikasi penelitian, dan artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi supervisi berbasis kolaborasi adalah diawali dengan kepala sekolah mendengarkan guru mengemukakan keluhan yang dihadapinya dalam pembelajaran. Kemudian kepala sekolah dan guru bersama-sama menetapkan solusi dari permasalahan tersebut. Supervisi kolaborasi dalam pendidikan memiliki manfaat antara lain: meningkatkan keterampilan mengajar, meningkatkan motivasi guru, dan dapat meningkatkan kepercayaan diri. Supervisi kolaborasi berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pembelajaran yang dilakukan. Selain itu, supervisi kolaborasi juga berdampak pada perubahan iklim sekolah yang positif karena kepala sekolah dan guru bekerjasama dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2021