SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora
Vol. 3, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2025)

Konsep Mubadalah dalam Fiqih untuk Penyandang Disabilitas: Studi Kritis tentang Fleksibilitas Hukum Islam

Adib, M. Afiqul (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 May 2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep mubadalah dalam fiqh sebagai upaya menciptakan hukum Islam yang fleksibel dan inklusif bagi penyandang disabilitas. Masalah utama yang diangkat adalah keterbatasan interpretasi tradisional fiqh yang sering mengabaikan pengalaman dan kebutuhan penyandang disabilitas, sehingga menghambat aksesibilitas dan keadilan dalam praktik keagamaan. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi potensi penerapan mubadalah sebagai prinsip kesetaraan dan kemudahan dalam mengakomodasi kondisi difabel dalam ibadah dan kehidupan bermuamalah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research), dengan menganalisis literatur keagamaan, artikel jurnal, buku, dan dokumen terkait fleksibilitas hukum Islam serta keadilan sosial bagi penyandang disabilitas. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan teknik koding dan kategorisasi untuk menyoroti tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip mubadalah dapat memberikan keringanan dan penyesuaian hukum yang lebih relevan bagi difabel. Reinterpretasi teks-teks keagamaan melalui lensa inklusivitas tidak hanya meningkatkan aksesibilitas dalam ibadah, tetapi juga menghapus stigma dan diskriminasi, sehingga menciptakan lingkungan keagamaan yang lebih adil dan manusiawi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

serumpun

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah In this journal, researchers discuss the latest issues related to Islamic education, explore the potential for innovation in teaching methods, and present in-depth research contributions to enrich understanding of the dynamics of madrasah. Through its articles, ...