Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kedisiplinan siswa di UPT SD Negeri 060796 Medan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kedisiplinan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kedisiplinan siswa berada pada angka 7, yang masih tergolong cukup rendah untuk tingkat sekolah dasar. Faktor internal yang memengaruhi kedisiplinan meliputi rasa malas, kebosanan, dan kurangnya motivasi, sementara faktor eksternal meliputi pengaruh lingkungan, pendekatan guru, serta kurangnya perhatian dari orang tua. Guru memiliki peran sentral dalam membentuk kedisiplinan siswa melalui pemberian teladan, motivasi, serta penerapan reward dan sanksi yang tegas namun tidak bersifat fisik. Tantangan yang dihadapi guru meliputi rendahnya minat belajar siswa, pengaruh teman sebaya, dan inkonsistensi perilaku siswa. Untuk meningkatkan kedisiplinan, pendekatan psikologis seperti komunikasi efektif antara guru dan siswa sangat diperlukan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kedisiplinan siswa dapat ditingkatkan melalui kolaborasi antara guru, orang tua, dan lingkungan sekolah dalam menciptakan budaya disiplin yang konsisten.
Copyrights © 2024