Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

LUNTURNYA NILAI-NILAI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT INDONESIA DI ERA GLOBALISASI YANG MENGAKIBATKAN MUNCULNYA KELOMPOK TERORISME Yusron Abda'u Ansya; Anggun Agia Ardhita; Kurnia Sari; Monica Gabriela Nainggolan; Ratih Ayunda; Wahyuni Amanda Hasibuan; Windy Antika
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 12, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.097 KB) | DOI: 10.24114/jh.v12i2.45265

Abstract

The purpose of this research is the cause of the fading of Pancasila values as an ideology in the life of Indonesian society in the era of globalization which has resulted in the emergence of terrorist groups and solutions for the formation of the next generation of young people who apply Pancasila values as an ideology in everyday life. This research uses the normative legal research method, which is an activity that will examine the internal aspects (to solve problems that exist within) of positive law. The data obtained is sourced from journals or books related to the case. The results showed that the causes of the fading of Pancasila values were the lack of the role of religious education in forming adolescent attitudes, the lack of Pancasila education, the ineffectiveness of moral development carried out by the environment (parents, schools and society), deviations from Pancasila values, and the effect of globalization on solutions. The solution for the formation of the next generation of young people who apply Pancasila values as an ideology in everyday life is to always be orderly in carrying out worship, not to lie to teachers or friends, to attend flag ceremonies in an orderly manner, to work together to clean the school environment, to help friends who are trouble doesn't discriminate in choosing friends, and treats everyone fairly.Keyword: the fading of Pancasila values; ideology; community life; globalization; terrorismTujuan dari penelitian ini yaitu penyebab lunturnya nilai-nilai pancasila sebagai ideologi dalam kehidupan masyarakat indonesia di era globalisasi yang mengakibatkan munculnya kelompok terorisme dan solusi terbentuknya generasi muda penerus bangsa yang menerapkan nilai-nilai pancasila sebagai ideologi dalam kehidupan sehari-hari. Penilitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yaitu suatu kegiatan yang akan mengkaji aspek-aspek (untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di dalam ) internal dari hukum positif. Data yang diperoleh bersumber pada jurnal ataupun buku yang berkaitan dengan kasus tersebut. Hasil penelitian menunjukkan penyebab lunturnya nilai-nilai pancasila yaitu kurangnya peranan pendidikan agama dalam pembentukan sikap remaja, kurangnya pendidikan pancasila, kurang efektifnya pembinaan moral yang dilakukan oleh lingkungan (orangtua, sekolah maupun masyarakat), penyimpangan nilai–nilai pancasila, dan efek globalisasisolusi. Adapun solusi terbentuknya generasi muda penerus bangsa yang menerapkan nilai-nilai pancasila sebagai ideologi dalam kehidupan sehari-hari yaitu selalu tertib dalam melaksanakan ibadah, tidak berbohong kepada guru ataupun teman, mengikuti upacara bendera dengan tertib, bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah, menolong teman yang sedang kesusahan tidak membeda-bedakan dalam memilih teman, dan berlaku adil terhadap siapapun.Kata Kunci: lunturnya nilai pancasila; ideologi; kehidupan masyarakat; globalisasi; terorisme 
Upaya Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar pada Pembelajaran IPA Menggunakan Strategi PjBL (Project-Based Learning) Yusron Abda'u Ansya
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v3i1.2225

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui upaya untuk meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar dalam Pembelajaran IPA menggunakan Strategi PjBL (Project-Based Learning). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian yaitu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat dan prestasi siswa kelas IV Sekolah Dasar pada pembelajaran IPA menggunakan strategi PjBL antara lain mengidentifikasi proyek yang relevan, memfasilitasi diskusi kelompok, mendorong penemuan dan eksplorasi, mengintegrasikan mata pelajaran, melibatkan komunitas, memberikan dukungan dan bimbingan, mendorong kreativitas dan inovasi, menyediakan sumber daya, menggunakan teknologi, dan melakukan evaluasi formatif. Dengan mengimplementasikan komponen-komponen tersebut, guru dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang menarik, kolaboratif, dan relevan dengan dunia nyata, sehingga mendorong minat belajar siswa dan memperoleh prestasi belajar yang lebih baik.
Peran Evaluasi Pembelajaran pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V Sekolah Dasar Ansya, Yusron Abda'u; Alfianita, Ayu; Syahkira, Hanna Putri; Syahrial, Syahrial
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v6i2.15030

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran matematika kelas V sekolah dasar serta instrumen evaluasi pembelajaran yang digunakan dengan tujuan memperkuat pemahaman tentang peran evaluasi pembelajaran itu sendiri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa dan guru kelas V UPT SD Negeri 060809 Medan Kota dan objek pada penelitian ini yaitu hasil wawancara dan hasil observasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara dengan siswa dan guru, melakukan observasi kelas, menganalisis dokumen pendukung serta studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan peran evaluasi pembelajaran yaitu mengukur pencapaian pembelajaran, memberikan umpan balik, mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan, serta mengarahkan perbaikan pembelajaran. Instrumen evaluasi yang digunakan antara lain tes tertulis, penugasan, dan portofolio, memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana proses evaluasi pembelajaran berlangsung serta memperkuat pemahaman tentang peran evaluasi pembelajaran itu sendiri. Informasi yang diberikan oleh guru dan yang diamati selama observasi menegaskan konsistensi dalam penerapan evaluasi pembelajaran.
Penggunaan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Ansya, Yusron Abda'u; Salsabilla, Tania
ARZUSIN Vol 4 No 6 (2024): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v4i6.4419

Abstract

The aim of this research is to describe how the application of the Problem Based Learning model can be an effective solution in overcoming the problem of low student learning outcomes in science and science subjects in class V elementary schools. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. This research was carried out in Class V of SD Muhammadiyah T.A. 2024/2025. The results of the research show that the three main problems faced are low understanding of the material as reflected in the UTS results under KKM, lack of motivation and active involvement of students in learning which can be seen from their lack of enthusiasm, disorganization and lack of focus during lessons, and low student discipline which disrupts the creation of an atmosphere. conducive learning. Thus, the application of the Problem Based Learning model in science and science learning in elementary schools can be an effective solution to overcome low student learning outcomes and increase the learning motivation of fifth grade elementary school students.
Peningkatan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar melalui Program Kampus Mengajar 7 Ansya, Yusron Abda'u; Mailani, Elvi
FONDATIA Vol 8 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/fondatia.v8i4.5449

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Kampus Mengajar 7 in improving literacy and numeracy of elementary school students at UPT SD Negeri 060809 Medan. The research method used was descriptive qualitative involving students, teachers and school officials. Data were collected through observations, interviews, as well as the AKM pre-test and post-test. Analysis was conducted by combining field observations and numerical data to illustrate the impact of the program on improving literacy and numeracy. Based on the AKM post-test, 137 students (76.12%) achieved the good category in literacy, while 143 students (79.45%) showed significant improvement in numeracy. The results show that the Kampus Mengajar 7 program plays a significant role in helping to improve the quality of basic education, particularly in students' literacy and numeracy skills.
Implementasi P5 melalui Kolaborasi Musik Angklung dan Tari Tor-tor di Kelas IV Sekolah Dasar Ansya, Yusron Abda'u; Salsabilla, Tania
FONDATIA Vol 8 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/fondatia.v8i4.5456

Abstract

This study aims to analyze and implement the Pancasila Student Profile Improvement Project (P5) through traditional arts collaboration for 4th grade students of Muhammadiyah Elementary School 29 Sunggal. This study uses a qualitative method with a classroom action research (CAR) design by integrating the West Javanese angklung game and the North Sumatran Tor-Tor dance into learning. The location of the study was Muhammadiyah Elementary School 29 Sunggal, where the study was conducted on 4th grade students of the 2023/2024 academic year from January 2024 to June 2024. The subjects of this study were 25 4th grade students of Muhammadiyah Elementary School 29 Sunggal. The results of the study showed that the P5 project improved students' understanding of Pancasila values, especially mutual cooperation and tolerance through active involvement in collaborative activities and the positive impact on students' cultural understanding and character was very visible. The evaluation highlighted the importance of adding training sessions, improving technical guidance, and integrating cultural activities into the regular curriculum. In conclusion, this P5 project has improved students' skills and understanding of Indonesian culture and strengthened Pancasila values, which have the potential to be applied to other classes in the future.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Canva pada Pembelajaran IPA Kelas V Sekolah Dasar Ansya, Yusron Abda'u; Salsabilla, Tania
ISLAMIKA Vol 7 No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v7i1.5464

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Problem Based Learning model supported by the Canva application in science learning for fifth-grade elementary school students, as well as its impact on students' critical thinking skills and conceptual understanding. The research method used is a qualitative approach with a case study design. The study was conducted in the fifth grade of UPT SD Negeri 060809 Medan Kota during the 2022/2023 academic year, involving 30 students and a teacher experienced in utilizing learning technology. Data were collected through observations and in-depth interviews, then analyzed using thematic analysis techniques. The results show that the implementation of Problem Based Learning aided by Canva successfully increased student engagement in learning, developed critical thinking skills, and enhanced students’ understanding of scientific concepts such as environmental pollution. Furthermore, the use of Canva allowed students to present information creatively and interactively, which also contributed to the improvement of their communication skills. In conclusion, the Problem Based Learning model supported by technology such as Canva is not only effective in enhancing students' understanding of the material but also promotes collaboration and creativity. This study recommends the implementation of technology-based Problem Based Learning in science education as an innovative and relevant approach to address educational challenges in the digital era.
Project Based Learning sebagai Model Pembelajaran yang Efektif untuk Meningkatkan Creative Thinking Siswa Sekolah Dasar Yusron Abda'u Ansya; Tania Salsabilla
Journal of Contemporary Issue in Elementary Education Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jciee.v2i2.10069

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas Model Project Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dengan melibatkan analisis literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademis. Data dikumpulkan dari berbagai sumber pustaka relevan dan dianalisis secara deskriptif untuk menilai dampak Project Based Learning terhadap kreativitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Project Based Learning efektif meningkatkan kreativitas siswa dengan mendorong keterlibatan mereka dalam proyek nyata yang membutuhkan solusi inovatif. Siswa terdorong mengembangkan ide-ide baru, berpikir divergen, dan memecahkan masalah kreatif. Project Based Learning tidak hanya memperdalam pemahaman materi, tetapi juga memperkuat keterampilan berpikir kreatif, membangun kepercayaan diri, dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dunia nyata.
Peran Permainan Congklak untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Sekolah Dasar Ansya, Yusron Abda'u; Salsabilla, Tania; Mailani, Elvi
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.091.01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh permainan congklak dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa kelas II Sekolah Dasar. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan siswa, guru, dan orang tua sebagai informan untuk mendapatkan pemahaman mendalam terkait interaksi antara permainan dan proses pembelajaran matematika. Populasi penelitian terdiri dari siswa kelas II SD Muhammadiyah 29 Sunggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan congklak efektif dalam meningkatkan keterampilan berhitung siswa. Melalui permainan ini, siswa tidak hanya belajar menghitung dengan cara yang menyenangkan tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial, berpikir kritis, dan strategi. Observasi dan wawancara menunjukkan bahwa siswa lebih terlibat dan antusias dalam pembelajaran matematika saat menggunakan congklak, serta mampu mengaitkan konsep matematika dengan situasi nyata. Kesimpulannya, permainan congklak bukan hanya alat pembelajaran yang menyenangkan tetapi juga berkontribusi pada perkembangan kognitif dan sosial siswa, menjadikannya inovasi yang berpotensi mengoptimalkan proses pembelajaran matematika di sekolah dasar
Implementasi Model Discovery Learning Berbantuan Powtoon untuk Meningkatkan Minat Belajar IPAS Kelas VI Sekolah Dasar Ansya, Yusron Abda'u; Salsabilla, Tania
ISLAMIKA Vol 7 No 2 (2025): APRIL
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v7i2.5603

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Powtoon-assisted discovery learning model in increasing student interest in learning Ilmu Pengetahuan Alam (IPAS) in sixth-grade elementary school. This study uses a qualitative approach with a descriptive method to observe and analyze the phenomena that occur during the implementation of the learning model. The subjects of this research are sixth-grade students at UPT SD Muhammadiyah 29 Sunggal, totaling 56 students and 2 teachers at the school.. The research results show that the use of Powtoon as a learning medium in the discovery learning model successfully increased students' interest in learning. Students became more active in participating in class discussions, increased their curiosity, and were more enthusiastic about the IPAS learning material. Student interaction with Powtoon media and the learning process also showed significant changes, where students engaged more in discussions and collaborated more in completing tasks. However, there are several obstacles, such as technical issues related to devices and internet connectivity that affect the smoothness of the learning process. The conclusion of this study is that the application of the Powtoon-assisted discovery learning model can enhance students' interest in learning IPAS, although attention needs to be given to technical obstacles and the readiness of infrastructure in schools.