Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) terhadap hasil belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan rancangan Non Equivalent Control Group Design. Desain ini melibatkan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan berupa penerapan model Inkuiri Terbimbing berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian diawali dengan pemberian pretest pada kedua kelompok untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik, dilanjutkan dengan perlakuan sesuai model pembelajaran pada masing-masing kelas, dan diakhiri dengan posttest guna mengukur peningkatan hasil belajar. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang dilengkapi dengan lembar observasi dan angket respon peserta didik, sehingga data yang diperoleh mencakup aspek kognitif, dan keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen mencapai 76,03, sedangkan kelas kontrol hanya 52,97. Uji-t mengonfirmasi adanya pengaruh signifikan penerapan model tersebut. Selain itu, keterlaksanaan pembelajaran mencapai 97,01% dengan kategori sangat baik, dan respon peserta didik menunjukkan kecenderungan positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Inkuiri Terbimbing berbasis SSI berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan hasil belajar IPA serta mendapatkan respon yang sangat baik dari peserta didik.
Copyrights © 2025