Karya sastra memiliki peran penting dalam merepresentasikan realitas sosial, budaya, dan psikologis, sekaligus menjadi sarana refleksi terhadap berbagai bentuk ketidakadilan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi konflik sosial dan gender dalam novel Rumah untuk Alie melalui perspektif sosiologi sastra. Fokus kajian diarahkan pada identifikasi bentuk diskriminasi, marginalisasi, stigma sosial, serta ketimpangan gender yang dialami tokoh utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka, memanfaatkan data primer dari isi novel dan data sekunder dari literatur pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara interaktif, disertai verifikasi melalui triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik sosial direpresentasikan melalui stigma, kekerasan verbal, dan keterasingan tokoh utama, sedangkan konflik gender tampak melalui dominasi patriarki, ekspektasi sosial terhadap perempuan, dan penempatan tokoh utama pada posisi subordinat. Kedua bentuk konflik ini saling berkaitan, di mana ketidakadilan gender memperkuat konflik sosial, sementara konflik sosial menegaskan ketimpangan peran dan relasi kuasa.
Copyrights © 2025