Pemenuhan hak kesehatan bagi narapidana merupakan aspek penting dalam sistem pemasyarakatan yang menekankan prinsip kemanusiaan dan kesetaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pemenuhan hak kesehatan narapidana, khususnya terkait penanganan penyakit mata konjungtivitis di Lapas Kelas IIA Cibinong, serta mengidentifikasi hambatan dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pelayanan kesehatan di Lapas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan telah berjalan cukup baik melalui pemeriksaan medis, penyuluhan, serta sistem rujukan ke rumah sakit. Namun, keterbatasan fasilitas, tenaga medis, dan kondisi overcrowding masih menjadi kendala signifikan yang memengaruhi kualitas layanan. Implikasi dari penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan kapasitas fasilitas medis, optimalisasi tenaga kesehatan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor guna menjamin terpenuhinya hak kesehatan narapidana secara berkelanjutan
Copyrights © 2025