Transformasi kurikulum pendidikan Islam di Indonesia menunjukkan dinamika yang berkesinambungan seiring perubahan sosial, politik, ekonomi, dan kemajuan ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif lima model kurikulum Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Kurikulum 2013 (K13), Full Day School, dan Merdeka Belajar dengan menyoroti orientasi, kekuatan, kelemahan, serta tantangan implementasinya. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, data dihimpun dari buku, artikel jurnal bereputasi, dan dokumen kebijakan; dianalisis dengan analisis isi yang meliputi identifikasi, klasifikasi, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, disertai triangulasi sumber untuk menjaga validitas. Hasil studi menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi kurikulum bertumpu pada kesiapan guru, ketersediaan infrastruktur, relevansi materi ajar, dan kemampuan mengintegrasikan nilai keislaman dengan kompetensi abad ke-21. Implikasi praktisnya adalah perlunya desain kebijakan yang fleksibel dan inklusif, penguatan pelatihan berkelanjutan bagi pendidik, serta penjaminan pemerataan mutu agar kurikulum adaptif tetap selaras dengan identitas keagamaan dan kearifan lokal.
Copyrights © 2025