Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana makna simbolik konteks etika pada seloko adat pernikahan masyarakat Desa Belanti Jaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan semiotik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan metode membaca dan mencatat. Objek penelitian ini adalah buku seloko adat pernikahan yang berjudul Materi Pembekalan Adat Lembaga Adat Tungko Tigo Sejarah dan Tali Tigo Sepilin 2016 yang diterbitkan oleh Lembaga Adat Duduk Tigo Solo Bumi Serentak Bak Regam Kabupaten Batang Hari 2016. Buku ini berisi seloko adat pernikahan dan tatacara hukum adat yang telah ditetapkan oleh lembaga adat. Hasil penelitian ini adalah menganalisis kutipan dan simbol sebanyak dua puluh dua seloko yang mengandung konteks etika dalam makna simbolik menurut Dharmojo (2005).
Copyrights © 2025