Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis makna simbolis dari pertunjukan Kesenian Bantengan Putro Tunggul Sari di Desa Gunungsari guna untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat Gunungsari dan memperkuat peran bantengan sebagai identitas budaya yang masih hidup dan berkembang hingga saat ini. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Untuk menjawab mengenai makna simbolis digunakanlah teori dari Suzane K. Langer yang menyatakan bahwa simbol memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan makna estetis suatu fenomena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen-elemen dalam pertunjukan kesenian bantengan penuh dengan makna simbolis yang mencerminkan nilai-nilai budaya dan spiritual. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam membantu pelestarian dan pengembangan kesenian tradisional di Kabupaten Malang serta untuk mempromosikan budaya lokal kepada dunia luar.
Copyrights © 2025